Macan Mimbar dari Thawalib

Judul diatas merupakan judul artikel di Majalah Gatra di rubrik Ragam pada tanggal 4 November 1995.

Masih merupakan kelanjutan dari kisah ‘pertemuan’ kami dengan almarhum Allahuyarham KH Abdul Gaffar Ismail di radio Islam Sabili 1530AM setiap paginya, seorang sahabat lama bernama Rianda teringat pernah membaca artikel tentang ayahanda Taufiq Ismail ini. Rianda membaca statusku di Facebook mengenai zikir yang diajarkan KH Abdul Gaffar Ismail dan sepulangnya ia dari kantor, ia pun mencari majalah itu di gudang rumahnya.

Subhanallah, majalah 15 tahun yang lalu itu pun ditemukannya dan keesokan harinya ia pun memindai/scan majalah itu dan mengirimkannya kepadaku. Alhamdulillah, dari artikel yang dikirimnya itu kami pun akhirnya bisa mengetahui sepak terjang pak kyai baik di dunia dakwah maupun saat jaman perang kemerdekaan dahulu. Jazakallahu khairan ya Rianda, semoga Allah SWT membalas budi baik antum, amin.
Untuk mendownload PDF dan kelanjutan cerita ini, klik disini..

Terbilang – Excel

JATIBENING – Dari salah satu milis IT yang aku ikuti, kemarin ada yang menanyakan apakah ada yang tahu caranya membuat terbilang di aplikasi Excel. Pertanyaan itu mengingatkanku tentang file sejenis yang pernah aku buat lebih dari 10 tahun yang lalu. Namanya pun mirip dengan yang ditanyakan: Terbilang.

xl-1

Prinsipnya sederhana, mengubah angka menjadi huruf yang menyatakan bilangan itu. Misalnya 154250760 harus ditulis Seratus Lima Puluh Empat Juta Dua Ratus Lima Puluh Ribu Tujuh Ratus Enam Puluh. Aku jadi teringat 10tahun yang lalu, saat sedang asyik-asyiknya mengutak-atik Excel, hal itu menjadi tantangan tersendiri. Lembaran kuitansi yang ada, harus dapat diprint menggunakan Excel dan memunculkan bilangan dari nilai yang ada di kuitansi itu. Lanjut baca didalam..

Berlibur ala ‘Free and Easy’

Tulisan ini dilengkapi dengan file excel untuk panduan itinerary.

JATIBENING – Berlibur di musim libur sekolah dapat dipastikan dimana-mana tempat hiburan, atraksi, penginapan serta transportasi mencapai puncaknya. Bagi kita yang hendak melakukan perjalanan tamasya, ada baiknya menyiapkan segala sesuatunya jauh-jauh hari sebelum hari-H. Selain dapat menghemat biaya, juga memudahkan kita untuk merencanakan tempat wisata yang akan dikunjungi.

Baru-baru ini kami mengajak anak-anak berlibur ke negeri jiran, Singapura dan Malaysia selama 4 hari 3 malam. Memang cuma 4 hari namun persiapannya sudah kami lakukan sejak 3 bulan yang lalu. Dimulai dari pemesanan tiket pesawat dan hotel, merencanakan transportasinya, membikin rencana tour hari per hari sampai estimasi biaya yang dibutuhkan. Semua direncanakan berdasarkan budget yang tidak terlalu besar namun juga sebisa mungkin tidak mengorbankan kenikmatan berlibur.

Semua berawal saat kami melihat iklan sebuah biro travel perjalanan yang menawarkan paket Free and Easy. Jadi travel tersebut hanya menyediakan tiket pesawat dan hotel, selebihnya terserah anda. Yang penting pada hari keberangkatan diterbangkan ke negara tujuan, dibawa ke hotel lalu pada hari kepulangan dijemput dan terbang kembali pulang. Mereka hanya menyediakan buklet tempat-tempat wisata yang disarankan namun tidak menyediakan tour apalagi guidenya. Pokoknya, terserah saja dah mau kemana juga.

Hmm, kalau gitu, mending gak usah pakai biro travel. Urus saja sendiri semuanya, ya nggak? Klik untuk info lebih lanjut yang lebih seru..

Novel Najah

Untuk dua cahaya kami, Ingga dan Najah. Abi ummi bangga sekali dengan kalian!

JATIBENING – Diawali dari kegemaran sang kakak membaca, lama-lama pun menular ke Najah, anak kami nomor dua. Buku yang suka dibaca Ingga salah satunya adalah seri Kecil-kecil Punya Karya (KKPK) terbitan Mizan. Seri ini menampilkan deretan karya ‘novelis-novelis’ kecil yang rata-rata masih di tingkat Sekolah Dasar (SD), seperti buku Kado untuk Ummi karangan Siti Izzati, pelajar kelas III SD yang baru berusia 8 tahun.

Berangkat dari situ, si Najah rupanya tidak hanya gemar membaca, namun juga ingin mempunyai karya sendiri. Kami pun membiarkan Najah memakai komputer untuk mengetik. Kadang ia dibantu Ingga, yang sering kurang sabar memberi tahu adiknya mengetik di Microsoft Word namun kadang sangat wise dalam memberi contoh tulisan atau menyumbangkan ilustrasi. Walaupun terkadang lebih sering sendiri, kami sebagai orang tuanya tidak mau cawe-cawe atau ikut campur. Kami ingin hasil karyanya benar-benar tulisan dari seorang gadis kecil kelas 1 SD.

Mari lanjut disini..

Pengurusan Paspor

JAKARTA – Tak terasa, tahun ini pasporku harus diperpanjang karena mau habis masa berlakunya di bulan Agustus. Segera aku menuju situs Imigrasi untuk mencari tahu soal perpanjangan paspor. Hmm, ternyata tidak ada yang namanya perpanjangan paspor. Opsi di situs itu hanyalah Penggantian Paspor Hilang atau Permohonan Paspor Biasa. Jadi, bila masa berlaku paspor habis, kita harus mengajukan permohonan untuk membuat paspor baru lagi, bukan perpanjangan. Lucu ya? 😀

OK, lalu apa saja syarat-syaratnya? Sayang sekali, di situs Ditjen Imigrasi RI itu tidak tersedia informasi yang lengkap. Tapi, hey, tunggu, ada menu pendaftaran online! Nah, ini baru mantap. Segera saja langsung aku menuju formulir pendaftaran online tersebut. Mari lanjut sini untuk melihat tahap-tahap apa saja pengurusan paspor itu?

Asmaul Husna

JAKARTA – Berawal dari pengajian MMQ Aa Gym yang sekarang sering diawali dengan pembacaan Asmaul Husna, membuatku jadi teringat mempunyai satu file slideshow Powerpoint tentang sembilan puluh sembilan nama-nama baik Allah SWT ini.

Dulu niat membuat slideshow itu teretas saat menunaikan sholat Maghrib di Masjid Agung Sunda Kelapa Jakarta. Ba’da sholat, para jamaah disuguhi presentasi nama-nama Allah dan mereka berzikir bersama mengikuti tayangan itu. Sungguh menarik, namun untuk meminjam atau meminta file untuk dicopy, aku tidak mengenal satu pun pengurusnya.

Sesampai di rumah, langsung browsing internet mencari segala sesuatu mengenai Asmaul Husna, baik huruf, video dan artikel-artikelnya. Hasilnya, jadilah presentasi ini untuk dinikmati bersama.

Bagi yang hendak mendownloadnya, linknya tersedia di bagian download di bawah. Semoga bermanfaat. Mari lanjut disini untuk mendownload slideshownya..

Dari Perjalanan ke Pantai Timur dan Barat NAD

Rute Aceh via GarminQueACEH – Usai sudah kunjungan ke empat kabupaten dan kota hari Jumat yang lalu. Tugas dari kantor untuk mentraining, memantau dan mendampingi penggunaan perangkat lunak MobilePAS di empat Kabupaten Kota (Banda Aceh, Kab. Pidie, Kab. Bireuen dan Kab. Aceh Jaya) selesai seperti jadwal yang telah direncanakan.

Minggu pertama kami ke pesisir pantai Timur NAD. Kota pertama adalah ke Kota Sigli, ibukota Kabupaten Pidie. Di tempat ini kami menyiapkan 20 komputer untuk keperluan pemasukan data. Satu tim ditinggal di Sigli, kamipun beranjak ke Kabupaten Bireuen. Disini hanya 5 komputer yang diinstal karena kantor Dinas di Bireuen kekurangan tenaga operator entry. Hanya semalam di Bireuen, kami pun kembali lagi ke Sigli.

Indahnya pantai Barat..