I Love You, Ramadhan!

Musholla kami di sudut lapangan itu biasanya sepi, cuma satu shaf bila sholat Maghrib, Isya dan Subuh. Kadang bisa dua shaf, namun tak sampai penuh. Yang hadir pun ‘dia lagi dia lagi‘. Apalagi imamnya, kalau gak pak haji itu, ya pak haji yang lain. Pokoknya gak terlalu rame deh, tapi tetap nikmat dan suasananya ‘ngangeni’.

Namun sontak malam tadi berubah riuh, jamaah berbondong mengalir memasukinya sampai luber ke halaman belakang. Tamu tahunan itu sudah tiba nampaknya, Marhaban ya Ramadhan: Selamat datang Bulan Ramadhan. Eh, atau selamat datang di bulan Ramadhan?

Apapun artinya, jelas kita wajib dan berhak bergembira karena doa yang kita panjatkan di akhir Ramadhan tahun yang lalu telah diijabah Allah SWT. Kita dipertemukan kembali dengan bulan yang penuh ampunan dan rahmat Allah SWT. Kita semua berikrar siap memasuki bulan istimewa ini, dengan bekal keimanan sebagaimana syarat memenuhi panggilan Allah di QS2:183.

Tak heran bila malam tadi kaki-kaki dan bahu saling bersentuhan, saling merapatkan shaf. Sesuatu yang jarang terjadi di hari sebelumnya karena longgarnya isi musholla kami.

Kotak amal yang sudah hampir setahun beristirahat kembali bekerja, berkeliling mendatangi hambaNYA yang sudi berinfaq dan bersedekah. Malam tadi terkumpul empat ratus ribu rupiah, naik sedikit dibanding permulaan Ramadhan tahun yang lalu, alhamdulillah.

Selesai tarawih, pesta malam belum usai. Kali ini giliran lantunan ayat suci Al-Qur’an bergema dimana-mana. Tiap rumah seakan menampilkan qori dan qoriah terbaiknya, merdu sama-sama merdu. Sampai merinding mendengarnya.

Saat malam baru saja mau pamit, denting bunyi sendok garpu sudah beradu dengan piring, seakan meneruskan pesta malam tadi. Lampu-lampu di dalam rumah sudah lama menyala padahal azan Subuh belum dikumandangkan. Semua penghuninya sudah terjaga nampaknya, dan kami semua mengharapkan berkah dalam santap sahur, ternyata.

Dan subuh ini, pesta semalaman itu ditutup dengan kembalinya para jamaah ke musholla kami, bersesakan menunaikan kewajiban dan mengagungkan asmaMU untuk memulai hari shaum yang baru. Kami saling bersalaman, saling mendoakan sesamanya sebelum berpisah di ujung jalan.

Indah sekali malam tadi ya Rabb. Sepenggal rekaman kegiatan umat Muhammad yang berlomba meraih Rahman dan RahiimMU itu membuatku berharap ini bukan untuk sementara.

I LOVE YOU RAMADHAN, please stay. Kalau bisa, jangan cepat pergi dulu. Biarkan pesta ini berlangsung lama dan lama..

2 pemikiran pada “I Love You, Ramadhan!

  1. Assalamu ala’ikum …
    Subhanallah …

    Dan kini hari kemenangan tlah di depan mata ,

    Berharap pada akhirnya smua akan kembali fitrah ,

    Amin ya rabbal’ alamin .

    * Alhamdulillah ,
    Sungguh Nikmat yag luar biasa .
    Kaifa khaluk ? Mudah2an akhi sekeluarga senantiasa dlam rahmat Allah Swt . Amin

    * Salam ukhuwah .

  2. Assalamu ala’ikum …
    Subhanallah …

    Dan kini hari kemenangan tlah di depan mata ,

    Berharap pada akhirnya smua akan kembali fitrah ,

    Amin ya rabbal’ alamin .

    * Alhamdulillah ,
    Sungguh Nikmat yag luar biasa .
    Kaifa khaluk ? Mudah2an akhi sekeluarga senantiasa dlam rahmat Allah Swt . Amin

    * Salam ukhuwah .
    * Mohon Maaf Lahir dan Bathin .

    wa’alaykumussalam warahmatullahi wabarakatuh ukhti,
    alhamdulillah kabar kami sehat wal afiat, semoga anti juga demikian. amin, syukran doanya.. mohon maaf lahir bathin juga yah, jazakillahu khair.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s