Macan Mimbar dari Thawalib

Judul diatas merupakan judul artikel di Majalah Gatra di rubrik Ragam pada tanggal 4 November 1995.

Masih merupakan kelanjutan dari kisah ‘pertemuan’ kami dengan almarhum Allahuyarham KH Abdul Gaffar Ismail di radio Islam Sabili 1530AM setiap paginya, seorang sahabat lama bernama Rianda teringat pernah membaca artikel tentang ayahanda Taufiq Ismail ini. Rianda membaca statusku di Facebook mengenai zikir yang diajarkan KH Abdul Gaffar Ismail dan sepulangnya ia dari kantor, ia pun mencari majalah itu di gudang rumahnya.

Subhanallah, majalah 15 tahun yang lalu itu pun ditemukannya dan keesokan harinya ia pun memindai/scan majalah itu dan mengirimkannya kepadaku. Alhamdulillah, dari artikel yang dikirimnya itu kami pun akhirnya bisa mengetahui sepak terjang pak kyai baik di dunia dakwah maupun saat jaman perang kemerdekaan dahulu. Jazakallahu khairan ya Rianda, semoga Allah SWT membalas budi baik antum, amin.

Memang aku belum meminta ijin dari pihak Gatra untuk mempublikasikan artikel 15 tahun yang lalu itu. Melanggar copyright ya? Tapi sementara menunggu ijin itu turun, boleh kali ya mendownload hasil scan dalam format PDF (2.2 megabytes) itu, kan untuk kemashalatan bersama, hehehe. Klik disini untuk mengunduhnya. Atau bila hendak membacanya secara online karena tidak mempunya PDF Viewer di komputer anda, anda dapat membacanya langsung di situs Issuu.

O iya, ada lagi seorang bapak di Pemalang, mengaku bernama pak Syaiful. Beliau merupakan santri mustami’in Pengajian Malam Selasa sang kyai di Pekalongan. Kami tidak pernah bertemu sama sekali dan hanya berhubungan lewat SMS. Pak Syaiful mengetahui blog dan nomor ponselku dari internet dan sejak itu ia sering mengirimiku sms mengenai cerita pak kyai Gaffar. Berikut rangkuman petikan SMS yang dikirimkannya kepadaku beberapa hari yang lalu (KHAGI berarti KH Abdul Gaffar Ismail):

H.0yi yth, asslm wr wb, +an u/ konten crmh KHAGI, kajian beliau yg menukik k ranah tasawuf dg mengupas relung2 tauhid para sufi a.l: A.Qadir Jailani, Hasan Asysyibli, Ibrahim bin Adham, Malik bin Dinar dll.

0h y, beliau juga prnh mengulas dg rancak perjuangan Malik Ash Shabbaz alias Malcolm X. Penggiat dakwah Afro-American pendamping Elijah Muhammad yg mengislamkan Cassius Marcelius Clay Jr. menjadi Muhammad Ali, petinju legendaris.

Seingat sy, KHAGI berputra 3: Taufiq Ismail (drh alumnus FKH UI Bogor <IPB> Rahmat Ismail (DR Psikologi UI) dan Zuhaida Ismail (Ir Faperta IPB). Sptnya Pak Rahmat Ismail ini salah satu bos Sabili Media shg tepat sekali Radio Sabili menyajikan ‘mutiara’ terpendam nan selalu up-to-date itu.

Seingat sy, di blkg meja-tulis KHAGI di dinding trpampang foto htm pth dari Malcolm X dlm uk +- 40×60 cm yg dikelilingi lemari2 buku beliau dg ratusan kitab2nya.

Afwan jiddan Pak H.Oyi, nostalgia ini terngiang kembali setelah sy baca blog Anda yg terbaru. Tiada maksud lain kcuali sekadar sharing u/ mengenang almaghfurlah KHAGI (KH A Ghaffar Ismail) atau bisa kami sebut Pak Ghaffar, Mtr nwn.

Ibu Tinur lbh dahulu brpulang ke rahmatullah (th 80an). Seingat sy, KHAGI prnh berujar bhw pengajian bliau sdh mngalami pergantian 3 BENDERA yi bndera Jepang (krn dimulai th.’43), mrh pth (rev.kemrdkn ’45) mrh-pth-biru (actie policioneel Belanda th 47an). Dan hgg akhr hyt beliau ttp brsmngt u/ brdakwah.

Hal ini krn beliau istiqamah utk dkwh hingga ‘halqum terkatup!. Sktr th. 79 an, bliau brdkwh k Jepang.

Sepulang dr Jepang bliau beranekdot bhw para muallaf Jepang brtanya pd beliau bhw mereka menjadi muslim dg meninggalkan Omiterasu (dewa matahari) tetapi kenapa justru org. Islam trbesar kedua d Indonesia justru berlambang matahari?.

Salah satu wasiat beliau demi keikhlasan dkwh adalah: ‘KAYA dulu, baru jadi KYAI’, jangan jadi KYAI AMPLOP, dg mencari kekayaan dg menjadi kyai.

Sy mnjd saksi bhw beliau kommit dg itu, beliau menolak dg halus / kadang dg agak keras jika ada amplop imbalan/uang lelah u/ ceramah beliau.

Kedekatan sy dg beliau sebatas (prnh) jadi santri mustami’in belaka. 0 y, perlu sy RALAT urutan putra beliau sptny : Pak Taufiq, Bu Zuhaida (Ida Nazaruddin Nasution) dan Pak Rahmat. Beliau di samping prnh jadi wartawan d Smg, juga brdinas di Pusroh AD sekaligus pelatih (trainer) anjing pelacak.

Hal itu sy ketahui dr ‘laporan’ para panpel acara2 tsb kpd alm.ayah saya sbg ‘penghubung’ beliau.

Sy saksikan hal ini pd acara Nuzulul Qur’an d Pndp Kab Pml, acara Sema’an Tahfidhil Qur’an se Ex Kars.Pkl d Msjd Agung Pml dan dlm brbagai dkwh bliau di Pml 20an th yl.

Keikhlaran dkwh beliau mungkin cerminan dr spirit dkwh Ash-habu Yaasiin, seorang suruhan Nabi Isa AS u/ brdkwh d daerah Antiochia yg warganya kufur.

Menurut beliau, Ash-habu Yaasiin inilah ahlul jannah yg pertama masuk sorga. Pdhal saat brdkwh Ash-habu Yaasiin hrs dipenggal & dicincang jasadnya oleh kafirin Antiochia.

Hal mana akibat Ash-habu Yaasiin mentashdiqkan misi dkwh para pendahulunya yg tidak meminta upah dlm brdkwh. Kisah ini dikupas dlm 2 atau 3 kaset.

Terima kasih pak Syaiful di Pemalang, mohon maaf isi SMSnya saya copy di blog ini, karena semata-mata saya melihat informasi yang anda berikan cukup detil dan baik untuk para pencari info Allahuyarham KH Abdul Gaffar Ismail.

Tidak ada yang kebetulan kan di dunia ini. Semua terjadi karena ijin Allah SWT. Hati kami digerakkan untuk senang mendengarkan pengajian sang kyai setiap pagi di mobil, menuliskannya di blog, ditanggapi oleh yang membacanya dan hasil feedback itu kami kembalikan untuk dapat dinikmati bersama sebuah kisah tentang salah satu ulama besar di tanah air. Semoga bermanfaat bagi yang membacanya, amin. Allahu Akbar!

4 pemikiran pada “Macan Mimbar dari Thawalib

  1. Alhamdulillah,akhirnya saya mendapatkan info mengenai ustadz favoforit saya sejak usia 12Th ( Th 1973 ),yaitu Bapak Ghofar Ismail. Dulu saya sering mendengar ceramah beliau melalui Radio RRI Cirebon,setiap habis sholat subuh. Hasil dari pelajaran yang beliau sampaikan,saya mempunyai doa khusus yang selalu saya panjatkan pada Allah SWT setiap saat,terutama setelah sholat dan menjelang tidur malam,yang sudah saya lakukan selama 38Th. Terima kasih kepada semua pihak yang berbagi info mengenai pak Ghofar Ismail,kalau ada kasetnya atau videonya,tolong di share ke youtube,supaya bisa di share ke facebook saya,sekali lagi terima kasih.

  2. Ass WW Pak Syaiful Pemalang melalui email ini Saya ( Gatot Hariono) dulu waktu SMA di pekalongan tahun 70 an saya aktif mengikuti pengajian Bpk KH GHofar Ismail stiap malam selasa sekarang hampir tiap pagi mendegarkan ceramhanya lewat radio sabili untuk itu kalau pak syaiful punya kasetnya atau CDnya saya mohon dikirimi ke alamat Pondok pekayon Indah Blok BB 25/6 Bekasi ( Np HP 087881969000) biaya penggandaan dan pengiriman akan saya ganti Wass WW

  3. Assalaamu’alaikum wrwb..Salam kenal. Sekitar tahun 1989, saya pernah membeli beberapa kaset rekaman ceramah KH Abdul Gaffar Ismail di TB Wali Songo Senen. Seiring berjalannya waktu, kaset2 tsb beredar di teman2 saya & entah dmn keberadaannya skrg. Jika berkenan, saya ingin juga memperoleh DVD atau MP3 rekaman2 ceramahnya, bisa dikirim ke Dwi P, Griya Lembah Depok Blok D 1 no.10, Depok 16417. Terimakasih sebelumnya.-Dwi-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s