Mencari Rute Perjalanan dengan Google Maps

JATIBENING – Google Maps sebagai salah satu pioneer dalam penayangan peta digital di web, belum lama ini telah mengaktifkan fitur yang ditunggu-tunggu oleh banyak penggunanya di Indonesia yaitu routing. Routing ini bisa diartikan petunjuk arah perjalanan kita dari satu titik awal ke titik tujuan. Yang dibutuhkan hanyalah browser internet dengan javascript, sambungan internet dan sedikit pengetahuan mengenai peta.

Pertama, kita buka Google Maps di http://maps.google.com. Bila anda memiliki account di Google, silakan login dulu agar petunjuk dan peta yang ditampilkan bisa kita simpan. Google Maps memiliki 3 opsi tampilan: Peta, Satelit dan Wilayah. Untuk tampilan terbaik dan lebih memudahkan kita melihat rute, kita pilih layer Peta.

Bila Maps sudah terbuka 100%, kita bisa lihat di sebelah kiri ada panel Dapatkan Petunjuk Mengemudi.

tutor1

Akan muncul dua kotak input yang ditandai dengan huruf A dan B. Dua kotak ini adalah rencana lokasi awal dan tujuan kita. Dalam contoh ini saya masukkan alamat rumah di Jl. Tirta Kencana Bekasi pada kotak A dan Bank Indonesia Jakarta pada kotak B. Untuk saat ini, Google Maps hanya dapat memberikan petunjuk moda angkutan mobil. Mungkin di waktu yang akan datang akan ada penambahan moda seperti rute untuk pengguna sepeda, misalnya.

tutor2

Bila sudah, kita tekan tombol Dapatkan Petunjuk Arah. Bila tujuan kita tidak spesifik, Google Maps akan memberikan beberapa pilihan (bila tersedia) untuk kita pilih sebagai akhir rute perjalanan pada kolom di bawahnya beserta perkiraan jarak tempuh masing-masing tujuan.

tutor3

Untuk contoh kali ini, saya pilih Bank Indonesia yang paling atas (icon nomor 1).

Dengan sekejap kita akan melihat rute perjalanan yang ditawarkan oleh Google Maps yang ditunjukkan dengan garis berwarna pada peta. Pada panel di sebelah kiri, tertulis juga detil dari rute berupa nama jalan dan jarak tempuhnya.

tutor4

Bila tersedia, Google Maps akan memberikan rute alternatif/rute lain yang disarankan, tentu beserta perkiraan jaraknya juga. Untuk menampilkannya, kita tekan ikon Plus (+) dan rute alternatif pun ditayangkan. Oya, kita bisa menggerakkan mouse ke rute alternatif untuk melihatnya di peta dan Google Maps akan menampilkannya berbarengan dengan rute utama untuk dibandingkan. Cakep!

Demikianlah cara dasar/basic untuk mencari dan menampilkan rute perjalanan kita.

Opsi Rute

Pada panel Dapatkan Petunjuk Mengemudi, tersedia dua opsi, yaitu Hindari jalan raya dan Hindari jalan tol. Opsi ini bermanfaat bagi kita yang hendak bepergian dengan menggunakan kendaraan roda dua yang dilarang masuk ke tol, karena secara default Google Maps ini selalu mencarikan rute dengan metode Fastest, bukannya Shortest, yang tentu memilih rute lewat tol.

Bila kita centang opsi Hindari jalan tol, rute pun akan dialihkan sebagaimana terlihat pada gambar di bawah ini:

tutor5

Pintar ya?πŸ˜€

Mengedit Rute

Google Maps juga menyediakan fasilitas untuk mengedit rute yang ditawarkan. Bila dari beberapa rute alternatif belum juga memberikan kepuasan, kita bisa menarik garis yang ada di peta untuk ditempatkan ke jalan/lokasi yang hendak kita pilih. Klik pada lokasi yang tidak dikehendaki, lalu seret mouse ke lokasi yang dituju. Dan, Google Maps pun akan menunjukkan detil rute baru sesuai dengan lokasi yang kita minta:

tutor6

Rute Keluar Kota?

Bagaimana dengan antar kota, apakah Google Maps pun bisa mencarikannya untuk kita? Untuk pulau Jawa dan Sumatera, saya sudah mencobanya dan rute itu bisa ditayangkan. Untuk pulau lain, silakan dicoba sendiri.

Mekanismenya pun sama, kita tetap harus menunjukkan posisi awal dan tujuan di kotak input. Masih dengan contoh diatas, saya tinggal mengubah kotak input B sebagai tujuan perjalanan saya ke kota Purwokerto dan menekan tombol Dapatkan Petunjuk Arah untuk meminta Google Maps memberikan saran perjalanan yang saya inginkan itu.

tutor7

Tertera dengan jelas di panel info, perjalanan saya melewati tol Cikampek, Cipularang, Malangbong, Ciamis, Lumbir dan Purwokerto sejauh 390 km dengan perkiraan waktu tempuh 5 jam 30 menit. Ini mirip rute yang kami tempuh bila berlebaran.πŸ˜€

Menambah Tujuan

tutor9Ada kalanya kita bepergian tidak hanya di satu titik, namun dua lokasi. Ada dua cara untuk menambah tujuan ini, yaitu dengan mengklik menu Tambahkan Tujuan yang terletak di bawah kotak input B atau mengklik kota/lokasi di peta lalu mengklik kanan mouse sehingga muncul opsi Tambahkan Tujuan. Opsi kedua tentu lebih cepat namun belum tentu akurat. Sebaiknya kita meng-zoom in peta agar bisa memilih lokasi tambahan ini dengan tepat bila menggunakan opsi kedua.

Untuk contoh ini saya memilih kota Semarang sebagai tujuan kedua:

tutor10

Lagi-lagi, Google Maps memilihkan rute seperti yang kami tempuh bila bepergian ke Semarang dari Purwokerto.πŸ˜€

Kembali ke Tempat Awal

Kadang kita ingin mengukur seberapa jauh rencana perjalanan. Bila itu yang diminta, kita klik menu Tambahkan Tujuan sebagaimana kita hendak menambah rute, lalu mengcopy lokasi di kotak A (lokasi awal) dan menempelkannya/paste di kotak terakhir. Langkah berikutnya, seperti biasa, tekan tombol Dapatkan Petunjuk Arah.

tutor12

Google Maps akan menampilkan rute melingkar yang kita rencanakan, lengkap dengan perkiraan jarak dan waktu tempuhnya. Cakep! <-cakep melulu yah..πŸ˜€

Menyimpan Rute

Di awal tulisan ini disebutkan bila anda memiliki akun di Google sebaiknya login terlebih dahulu. Ini agar kita dapat menyimpan rute yang telah kita buat untuk dilihat di kemudian hari. Caranya, scroll panel info di sebelah kiri sampai baris paling bawah dan klik Simpan ke Peta Saya. Akan muncul pertanyaan hendak disimpan di mana peta ini, pilih saja Buat peta baru lalu klik tombol Simpan.

tutor13

Google Maps akan menampilkan panel Peta Saya dan anda dapat menambahkan informasi atau keterangan untuk rute yang telah anda buat. Bila sudah puas, tekan tombol OK.

Demikianlah, semoga apa yang ditulis dalam tutorial ini dapat memberikan manfaat bagi yang membacanya. Selamat mencoba.

TIP: Untuk lebih memudahkan kita dalam bernavigasi dengan Google Maps, sebaiknya ubah setelah setelan browser anda dengan menggunakan bahasa Indonesia, karena Google Maps sudah mendukung bahasa kita. Dalam contoh ini, saya menggunakan browser Google Chrome dan cara mengubah bahasa adalah dengan mengklik icon Settings di pojok kanan atas, klik Options dan pada tab Minor Tweaks kita pilih Change font and language settings. Pilih tab Languages. Bila pada kotak belum ada pilihan Bahasa Indonesia, klik Add dan pilih Indonesian – Bahasa Indonesia. Pindahkan Bahasa Indonesia ini pada baris yang paling atas dengan mengklik tombol Move Up. Bila sudah, tutup semua kotak Settings dan restart Chrome anda. Bagi pengguna browser lain, langkahnya pun mirip dengan mencari opsi di Tools > Settings > Languages.

2 pemikiran pada “Mencari Rute Perjalanan dengan Google Maps

  1. Hebat hebat! yang aku masih heran… Google bikin ini buat apa ya? belum ada hal-hal komersial yang dia lakukan untuk pelanggan retail. atau mungkin sudah ya, misal dengan Apple iPhone atau Palm yang menggunakan Google Map sebagai salah satu aplikasi. Good info brother!

    lho, bukannya google map sudah menjadi built-in aplikasi di iphone dan windows mobile? btw, tulisan ini kabarnya hendak dipublikasikan di sebuah tabloid komputer ibukota, tunggu tanggal terbitnya ya, hehehe..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s