Cara Kami mendukung Palestina

Allah Azza Wajalla berfirman (hadits Qudsi): “Dengan keperkasaan dan keagunganKu, Aku akan membalas orang zalim dengan segera atau dalam waktu yang akan datang. Aku akan membalas terhadap orang yang melihat seorang yang dizalimi sedang dia mampu menolongnya tetapi tidak menolongnya.” (HR. Ahmad)

JATIBENING – Masya Allah, kekejaman zionis laknatullah Israel makin hari makin menjadi-jadi. Sudah muak rasanya membaca berita kekejaman mereka, apalagi berita mengenai penduduk Israel yang menjadikan dentuman bom, rudal dan bumbungan asap di Gaza sebagai hiburan. Mereka terlihat benar-benar menikmatinya, naudzubillahi min dzalik!

Sebagai seorang muslim, atau seorang manusia yang memiliki anak, melihat tayangan anak-anak kecil Palestina tak berdosa yang dibopong orang tuanya dalam keadaan terluka, tak berdaya dan tak bernyawa, hati siapa yang tak terusik? Mereka benar-benar korban perang dalam arti yang sesungguhnya. Mana tahu anak-anak kecil itu soal jihad, tapi para tentara zionis terkutuk telah meluluhlantakkan rumah dan taman bermainnya, memisahkan mereka dengan orang-orang yang mengasihinya, yang pasti ingin melindunginya namun tak berdaya.

Lalu apa sikap dan tindakan kita sebagai sesama muslimin? Bukankah sesama muslim bagaikan sebuah tubuh dan ikut merasakan bilamana bagian tubuh yang lain terasa sakit? 

Alhamdulillah, banyak diantara kita yang masih peduli dengan penderitaan rakyat Palestina. Sejak beberapa pekan yang lalu, gencar seruan untuk berjihad dengan harta melalui beberapa LSM masuk ke email dan handphone ini. Ada yang dari Mer-C/Medical Emergency Rescue Committe, Aksi Cepat Tanggap/ACT hingga anggota Komite Indonesia untuk Solidaritas Palestina/KISPA. Belum lagi masjid dan majelis-majelis taklim yang kami hadiri, selalu menyediakan kotak sumbangan untuk Palestina. Ini adalah cara awal yang kami pilih sebagai dukungan kongkrit kami untuk para mujahid Palestina dan keluarganya.

Cara lain yang kami ambil adalah memboikot produk-produk yang mendukung zionis Israel. Entah itu dukungan politik atau materiil, selama terbukti produk itu ikut berperan bersama negara terkutuk itu, kami pun mencampakkannya dari daftar belanjaan. Salah satu nara sumber yang baik untuk memulai melihat apakah produk-produk itu layak diboikot adalah dari situs Innovative Minds, yang berasal dari Inggris.

Seiring dengan semangat tidak lagi mengandalkan produk-produk asing, sebelum agresi militer Israel ke Palestina ini berlangsung kamipun telah tidak membeli lagi beberapa produk yang erat hubungannya dengan Amerika Serikat sebagai salah satu negara pendukung Israel. Nyatanya, banyak produk substitusi/pengganti yang lebih murah namun tetap berkualitas sehingga makin memantapkan kami untuk tetap menggunakannya.

Sebut saja air mineral Aqua. Sejak diakuisisi Danone, kami jadi enggan mengkonsumsinya. Pilihan produk pengganti kami putuskan pada MQ Jernih milik Aa Gym. Sudah lebih murah, berkualitas, berinfak lagi. Rokok Marlboro, sudah tiga tahun lalu aku berhenti total, setelah hampir 20 tahun menemani dalam suka duka *halah*. Hypermarket Carrefour yang banyak menancapkan kukunya di seantero Jakarta dan sekitarnya, sudah lama sekali tidak kami kunjungi. Malas rasanya membeli barang yang sama karena bisa mendapatkan harga lebih murah di Tip Top, suatu swalayan milik pribumi yang ada di Pondok Gede, Pondok Bambu dan Ciputat.

Restoran cepat saji dari Amrik seperti KFC, McDonald’s, Pizza Hut dan A&W, hampir semua orang suka. Namun bila kita mengkonsumsinya lalu uang kita digunakan untuk membeli pelor yang menghajar anak-anak Palestina hingga rubuh menemui ajalnya, apakah masih berselera makan disana? Masih ada Rumah Makan Padang yang bila butuh cepatnya saja bisa menyaingi resto-resto tersebut, hehehe. Oh, tetap mau fried chicken? Banyak tuh, di sekitar rumah ada ayam goreng Sabana atau Bobo-Ho. Kalau mau sedikit lain namun dijamin lebih enak dan bergizi, cari saja Kebab kaki lima seperti Kebab Turki atau Baba Rafi. Lebih membumi deh. 😀

Pernah ke gerai Starbucks? Hhh, daripada minum kopi mahal-mahal kaya gitu masih lebih enak kopi Jawa atau kopi Beurawe Aceh. Jauh lebih nikmat dan halal. Atau minuman bersoda macam Coca cola, Fanta, Sprite, Pepsi dan 7Up untuk teman makan? Kok kayanya sekarang lebih nikmat air mineral saja, atau Teh Botol deh kalau ingin bermanis-manis sedikit. Tanpa es batu tentunya.. 🙂

Anak-anak di rumah juga sudah kami beri tahu soal jihad memerangi produk-produk yang mendukung Yahudi & Israel. Dulu mereka minum Dancow dan Milo dan snack buatan Nestle. Sejak melihat penindasan bangsa terkutuk itu atas anak-anak Palestina, mereka tidak mau lagi. Mereka lebih memilih Susu Bendera dan snack lokal lainnya. Coklat M&M’s yang lezat atau es krim Wall’s, stop kami beli. Untuk es krim, ada Campina, yang dari dulu sudah menjadi favorit keluarga.

Parfum dan kosmetik macam Estee Lauder, L’Oreal, Revlon, Giorgio Armani, Ralph Lauren, alhamdulillah sejak dulu kami tidak pernah memakainya. Bukan karena sejak dulu tahu soal zionis sih, tapi karena harganya yang tak sanggup kami beli, hehehe. Tapi ada untungnya kan, coba kalau dulu sempat suka parfum beratus-ratus ribu atau bahkan jutaan itu lalu tahu mereka mendukung kegiatan Yahudi dan para zionis, sakit hati kalee kudu membuangnya ke tong sampah saat ini.

Pengharum ruangan mobil seperti Ambi Pur yang dulu pernah kami pakai, kini tak ada lagi di kabin mobil kami. Juga produk-produk Sara Lee lainnya seperti deodorant Sanex dan semir sepatu Kiwi, masih banyak produk-produk penggantinya.  Untuk pengharum ruangan kami pernah memakai biji kopi yang dibungkus dalam stoking, malah menimbulkan aroma yang khas dan menenangkan.

Masih banyak lagi produk-produk yang bisa diganti dengan produk substitusinya. Bila kita lebih teliti sedikit dan tidak mudah termakan iklan, sebenarnya produk-produk dari pengusaha-pengusaha pribumi dan muslim banyak sekali yang berkualitas namun ditawarkan dengan harga yang murah. Air mineral DD Water dari Dompet Dhuafa atau kosmetika halal Wardah contohnya, memiliki kualitas yang baik dengan harga yang sangat terjangkau.

Kini, bagi kami kriteria membeli produk pun tak lagi hanya Halal dan Thoyib/Baik. Harus ada syarat ketiga, yaitu tidak mendukung Zionis Israel dan Yahudi.

Ada info mengenai produk-produk lain yang mendukung gerakan zionis dalam memerangi rakyat Palestina? Mohon dapat dishare disini ya, jazakallah.

12 pemikiran pada “Cara Kami mendukung Palestina

  1. Aku masih kesulitan nyari pengganti Aqua nih di Cikarang.

    Semoga segera ketemu penggantinya.

    TFS

    Salam

    coba hubungi 08-11-12-13-14/021-68-11-12-13 dengan ibu Salihana atau mas Rizal dari distributor MQ Jernih di Pondok Kelapa Jakarta, siapa tahu mereka bisa memberikan info distributor MQ Jernih di daerah anda.

  2. kalau aku kesulitan nyari substitusi softwarenya microsoft. juga internet ini banyak unsur amriknya nggak sih? dan banyak juga sih ilmu-ilmunya usaid yang diberikan pada local government kita yang faktanya juga meningkatkan kinerja dan transparansi pemerintah daerah ; yang begini ini gimana?

    salam

    ray

    kalau software substitusi microsoft sebenarnya sudah banyak beredar. kita bisa memanfaatkan linux sebagai operating system dan open office sebagai pengganti office. kedua-duanya gratis. namun bagaimana dengan software-software lain yang tidak ditemukan penggantinya? semoga Allah memaafkan dan menggolongkan kita ke dalam golongan daruriah, orang-orang yang masuk ke dalam kondisi darurat sehingga diijinkan menggunakannya.

    untuk bantuan amerika bagi kemashalatan kita, ya kita ambil saja. toh, bukan kemauan kita memakainya namun lebih karena kebijaksanaan umara/pemerintah. kita hanya diminta meninggalkan hal-hal yang bersifat kemudharatan semampu kita.

    wallahualam bishhowab.

  3. siiip…. tak dukung blog kamu Yi’… harusnya emang begitu sikap keseharian kita… (saat ini)

    setoedjoeeee! syukran om zammiel..

  4. Asslamu ‘alaikum wr.wb.

    Salam kenal ya, pak…
    Nama saya Helmi (saya akhwat, bukan ikhwan). Subhanallah…Menurut saya blog Pak Oyi bagus. Isinya memberikan pesan dan hikmah bagi yang membaca. Semoga Allah menbalas niat baik dan keihlasan Bapak.

    Saya tertarik dengan artikel ini. Menurut saya Bapak bisa menggambarkan aktivitas keseharian dalam belanja dengan menambahkan pesan dakwah. Saya ingin menyebarkan isinya. Tapi insyaAllah saya akan cantumkan alamat blog ini (saya baca artikel Bapak tentang plagiat. Jadi harus hati2. Hehehe…). Semoga artikel ini bermanfaat. Jazakillah khoiron katsiron…

    Wassalamu ‘alaikum wr.wb.

    wa’alaikumussalam ukhti,
    amin walhamdulillah, segala puji hanya milik Allah SWT.
    silakan, dengan senang hati. setelah mendapat ‘sentilan’ dari seorang pengunjung yg meninggalkan pesannya, bila ukhti tidak menuliskan sumbernya kita pun tak apa-apa, selama tulisan itu memang mengajak ke arah kebaikan. jazakamullah ukhti Helmi..

  5. Bang Oyi, tolong jangan menyangkut agama di sini, tidak semua orang zionis seperti Israel, ada banyak zionis(Kristen) lainnya yang mengecam tindakan Israel. Janganlah kita membuat perang baru antar agama.

    Terimakasih, salam sahabat.

    terima kasih komentarnya khrisna, namun coba baca sekali lagi. di tulisan saya tidak ada soal perang agama sama sekali. zionis pun istilah yang melekat kepada yahudi, mengapa kalian mau disebut zionis kristen? coba baca di wikipedia apa itu zionis – http://id.wikipedia.org/wiki/Zionis

    soal agresi militer israel ke palestina bukan melulu soal agama. aku menolak agresi itu karena banyak mengorbankan wanita dan terutama anak-anak tak berdosa. bangsa apa yang tega menghabisi anak-anak kecil kalau bukan israel yahudi keparat?

    oya blog saya memang kebanyakan soal agama, terutama agama Islam, jadi tulisan-tulisan saya tak mungkin lepas dari masalah agama. soal kristen, dua adik kandung saya pun beragama kristen sampai saat ini. almarhumah ibu saya juga dulunya kristen dan saya sangat berhati-hati dalam membuat tulisan mengenai agama di luar Islam. tapi mengenai Israel laknatullah, tak ada masalah hati-hati disini karena mereka memang bangsa penjajah yang tak tahu diri.

    maaf bila tak berkenan ya khrisna. salam kembali, sahabat..

  6. terimakasih atas penjelasannya bang. mungkin pikiran saya yang masih terlalu sempit mengenai hal ini. mungkin karena saya malu akan kejadian seperti ini, bayangkan saja bang, dalam alkitab (kitab suci kami, kristen) bangsa israel selalu diceritakan sebagai bangsa pilihan Allah yang sangat berkenan di hadapanNya, dengan kata lain Israel adalah anak emas. tapi sekarang kok bisa ya jadi seperti ini…

    Bani Israil yang disebut dalam injil dan al Quran adalah bangsa yang besar, bangsa para nabi. Namun yang kita bicarakan disini adalah negara Israel yang baru muncul tahun 1948 namun sudah maju dalam segala bidang, termasuk menguasai negara adi daya seperti Amerika Serikat bahkan perekonomian dunia. Sayangnya, keunggulan yang diberikan Allah kepada mereka membuat mereka lupa diri dan merasa sebagai penguasa dunia ini, sehingga saat penyerangan mereka ke Gaza dan dunia bereaksi keras memprotesnya, mereka hanya tutup telinga. Semoga bisa memberikan pencerahan ya Khrisna.

  7. cayo mari semangat baikot Produk Zionis kembali keparoduk dalam negeri semoga Alloh memudahkan urusan kita tetap semangat ya!!!

    setuju.. walaupun perang di gaza telah usai, urusan boikot jalan terus.. jazakallah akhi..

  8. Salam lagi yi,

    Dulu aku sangat mendukung palestina, medio 2000 agak kurang. dan sekarang lebih kurang lagi. Bukan kurang karena apa-apa karena lebih banyak mengamati sekarang ini. Daerah itu daerah panas dan itu sebabnya Tuhan memindahkan kiblat dari situ ke mekkah. Mungkin Tuhan tau bila kiblat tetap disitu artinya kiamat kecil bakal terjadi karena benturan 3 peradaban besar agama langit. Islam,Kristen,Yahudi. Bicara Palestine adalah bicara sayap-sayap PLO HAMAS dan FATAH. Dan juga bicara tentang ekonomi palestine yang tanpa otoritas. Tiap hari teriak Jihad-jihad..terus-terus dan selalu kalah dalam perang dengan israel. Hancur lebur HAMAS dan FATAH diam saja. FATAH diserang hancur lebur oleh israel HAMAS diam saja. Setelah itu demo besar-besaran diberbagai belahan dunia. Dan Israel menarik mundur pasukannya.
    Setelah itu Negara-negara arab lain di cerca karena tidak membantu umat islam lain yang notabene juga saudara. Dan Dunia arab tahu jawabannya. Kirim Jutaan Dollar kesana maka HAMAS senang FATAH pun senang. Dan palestine diam kembali seperti tidak ada apa-apa. Terus begitu sampe kiamat. Dan akhirnya Kiblat pun di pindahkan ke Mekkah.

    Israel Zion menang ketika perang Yom Kippur 6 hari. Padahal mereka adalah sama-sama bangsa arab-arab juga. Arab dan Israel cuma beda di Ibu doang .. satu lahir dari siti sarah satu lagi dari siti hajar. bapak ya satu Nabi Ibrahim AS.
    Saya kira Israel adalah negara paling demokrasi didunia. Perwakilan Knesset mungkin dihimpun oleh hampir 400 lebih partai di Israel. Kalo di Indonesia Demokrasi baru 60-an partai di Israel 400 partai.
    Dan soal menyerang palestina bisa punya perdebatan sangat panjang. Hampir 2 tahun lebih mereka berdebat sebelum menyerbu masuk west bank. alasan utama mereka roket menyerang daerah Israel oleh HAMAS.

    Jangan anda kira bahwa di ISRAEL bukan tempat yang bagus bagi kaum palestina. Orang-orang Palestina sangat banyak yang bekerja di Wilayah ISRAEL. Toh mereka baik-baik saja. dan besoknya bentrok lagi.
    Mesin-mesin kekuasaan dari sayap PLO-PLO ini butuh dana untuk hidup. Akhirnya bikin kesepakatan untuk menyerang wilayah ISRAEL dengan roket-roket.

    Jadi bagi saya pribadi Perang di Palestina sekarang ini bukan lagi perang sesungguhnya seperti terjadi dalam Yom KIPPUR. Lebih masalah kerasnya otak pemimpin HAMAS dan FATAH untuk meraup uang dari dana bantuan negara arab lainnya. Tanpa perduli rakyatnya.
    Ini adalah lagu lama. Dan Israel yang Zion adalah orang yang luka dan sangat marah. Akhirnya membabibuta menghajar HAMAS. Perang terjadi dan kemudian untung rugi pun di hitung secara matematis oleh dua pihak. HAMAS dapat uang dari para pemimpin negara arab yang diam dan dicerca karena tidak solider dengan dunia islam dan Israel menghitung berapa dana talangan dari rekan amerikanya.

    Saya lebih menyukai perang Israel dengan lebanon. Lebanon lebih bersih dan masih suci dalam misi perangnya. Padahal jumlah Islam dan kristen ortodok di lebanon hampir seimbang. Dan itu sebabnya pasukan Hezbollah menang dan memukul mundur Israel.

    Salam

    Rahmad

    assalamu’alaikum booker.. tumben mampir kemari.
    soal palestina, aku tidak ambil peduli intrik apa yang terjadi di sana, baik dari pemerintahan yang berkuasa sekarang atau dari pejuang2 hamas atau fatah seperti yang kau ceritakan itu, wallahua’laam. yang aku tahu, anak-anak dan perempuan mati dibunuh bagaikan binatang. ini yang namanya hasil demokrasi terbaik? membunuh mereka-mereka yang tak berdaya? sedemikian takutnya kah mereka melihat anak-anak kecil itu hingga harus dimatikan dengan alasan bila besar menjadi martir?

    kau lihat sendiri, betapa gempuran luar biasa dengan tank, pesawat dan mortir meluluhlantakkan bumi palestina. bukan hanya di gaza, tapi hampir di semua tempat. dan apa yang mereka dapatkan? tidak ada sama sekali. mungkin mereka puas bisa membunuh ribuan anak dan perempuan, namun tahukah dirimu Allah SWT menggantikannya dengan ribuan bayi-bayi yang lahir saat agresi negeri terlaknat itu berlangsung. banyak diantara bayi-bayi yang dilahirkan itu kembar, subhanallah. pertolongan Allah sungguh dekat, dan mereka percaya itu.

    jadi, aku agak heran dengan sikapmu. bukan bersimpati dan membantu perjuangan pejuang-pejuang islam namun justru mengagungkan demokrasi negara dan bangsa yang dilaknat oleh Allah SWT.

    semoga Allah SWT tetap memberikanmu hidayah, sobat. thanks for visiting.

  9. Salam yi,

    Aku cuma mau menggambarkan bahwa perang antar dua kubu disana itu memang terjadi dari dulu. bahkan setelah sepeninggalan nabi Musa AS. Cerita tentang Thalut yang diangkat menjadi raja bani israel untuk melawan Jalut bangsa palestine(filistin) yang menduduki tanah mereka. Lihat Al baqarah ayat 246 sampe 251. Sampe akhirnya Nabi DAUD A.S membunuh Jalut. Itulah cerita tentang pertempuran antara dua kubu disana bahkan sampai kini. Dan alquran memberikan referensi tentang perebutan wilayah itu.

    Terlepas kemudian bangsa palestine muslim atau tidak sekarang bukan itu pointnya. Kita harus adil melihat masalah ini. Tidak ada dalam sejarah Nabi Muhammad kalah perang selain satu perang uhud. Kenapa nabi kalah ? karena para pemanah turun dari bukit uhud untuk mengambil harta rampasan perang dan tidak menuruti perintah nabi dan sahabat.

    Jadi kekalahan palestina sekarang ini tidak terlepas dari betapa maruknya pemimpin-pemimpin mereka sendiri. Kalo saja hati mereka suci seperti perang antara hezbollah dengan israel tentu saja mereka menang seperti halnya hezbollah menang mengusir israel atau kemenangan Rasul dalam perang Badar.

    Kalo mereka kalah maka tentu saja akibatnya sama dengan kekalahan muslim seperti kekalahan dalam perang uhud padahal Rasul yang mulia ada ditengah mereka waktu itu.

    Jadi terminologi perang tidak tergantung dia moslem terus bisa menang perang atau mati kemudian syahid begitu saja. Ada tahapan-tahapan dalam perang dan alasan-alasan kenapa harus perang. Itu sebabnya Islam itu agama yang rahmatan lil alamin. Sampai hukum perang pun ada didalamnya. Mengapa harus perang dan apa tujuan perang dan maksud perang harus jelas dan tegas perjuangannya dimaksudkan untuk semata dijalan allah. Dan hal ini tidak saya lihat di bangsa palestina sekarang ini. Dan bila mereka benar-benar berjuang dijalan Allah dengan maksud yang di ridhoi Allah saya yakin sekali bahwa seluruh malaikat yang ikut perang ketika perang badar terjadi akan turun dan membantu bangsa palestina sekarang ini. Mungkin suatu saat nanti yang jelas tidak sekarang. Dan itu terbukti mereka hancur luluh sekarang ini.

    Salam

    Rahmad

  10. kalau motor? mobil?listrik? tv? computer? makanan? pasti ada salah satu produk amerikanya gmana ya? oh ya.. jangan lupa Nabi Muhammad Sallahu Allaihi Wa Salam pernah bisnis dengan orang yahudi loch yag pada saat itu diperangi beliau?? apa kita lebih hebat dari beliau? susahnya kalau orang beragama dengan semangat bukan dengan ilmu..

    jelas kita tidak mungkin menyamai Nabi Muhammad SAW, sedikit apapun itu. mohon maaf juga bila tulisan ana kurang antum pahami, tak lebih karena kedhoifan dan kefakiran ilmu yang ana miliki. namun tulisan di atas adalah sikap ana dalam menyikapi kedzoliman israel dan antek-anteknya memusuhi Islam yang alhamdulillah masih ana dan keluarga pegang teguh hingga saat ini.

    selama ada barang pengganti/substitusi, insyaAllah ana tidak akan memilih barang-barang produksi yahudi dan antek-anteknya. kalaupun ada teknologi yang kita manfaatkan, kita manfaatkan untuk kepentingan dakwah dan Islam, bukan untuk memberikan keuntungan bagi produsennya. ingat saat perang afghanistan melawan soviet, dimana para tentara mujahidin melawan tentara soviet dengan senjata buatan uni soviet. kurang lebih analoginya begitu. bila tidak ada lagi yg bisa menggantikan produk² kapitalis, kita bisa memakainya dengan hukum daruriah untuk kepentingan din/agama kita, bukan untuk keuntungan mereka.

    ini bisa dipahami bila kita sedikit mau berpikir. jazakallah akhi.

  11. dulu aku suka sekali teh botol SOSRO :
    tapi sekarang rasanya manissss…. nggak kayak dulu lagi..
    ee… ternyata perusahaannya udah di beli sama si Yahudi (coca cola company) sayang….. padahal teh sosro kebanggaan indonesia lho…
    nggak itu saja Yahudi sekarang beli apa saja di tanah air ini….>> rokok Djarum super udah ke beli ama marlboro juga si bentoel biroe
    >> Unilever… skrng milik yahudi… pepsodent, kecap bangau, etc…..

    mmm, teh botol sosro sudah dibeli coca cola? mungkin salah info bro, karena saya belum pernah mendengar teh botol sosro diakuisisi oleh grup coca cola. setahu saya, coca cola mempunyai teh hi-c. untuk produk yang lain, seperti bentoel dibeli philip morris/marlboro memang benar adanya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s