Selamat Hari Ibu

JAKARTA – Hari Sabtu kemarin, Ingga dan Najah taunya mempunyai rencana sendiri. Mereka hendak memberikan kado bagi umminya. Bukan kado ulang tahun, namun untuk hari Ibu, yang memang jatuhnya berdekatan dengan hari ulang tahun umminya.

Saat tahu abinya hendak berbelanja perlengkapan olah raga di suatu mal, Ingga pun langsung membuat daftar barang pesanan kepada adiknya beserta sejumlah uang [yang katanya hasil tabungan mereka berdua]. Daftar barang itu pun diserahkan Najah kepadaku saat ia melihat sebuah toko buku di mal tersebut.

Oh, ternyata mereka hendak menghadiahkan sebuah buku untuk umminya yang memang hobi membaca. Saat kutanya, berapa jumlah uang yang hendak dibelikan buku, Najah menjawab ‘dua puluh lima ribu‘ seraya menambahkan ‘kata kakak, kalau uangnya kurang, minta abi aja‘. Bagus, a smart suggestion, pikirku, hehehe..

Najah tak perlu lama-lama mencari buku yang hendak diberikan kepada umminya. Ia telah berpikir untuk membeli buku resep masakan. ‘Karena ummi suka masak dan kemarin ummi bingung mau masak gulai untuk abi‘ katanya, yang mengingatkanku saat Utami menanyakan hendak diapakan daging kambing qurban tempo hari.

Subhanallah, anakku memang ajaib. Hal-hal kecil seperti itu selalu diingatnya, bahkan saat kami tidak sedang mengajaknya berbicara, ia sering merekam pembicaraan yang kami lakukan.

Jadilah pada hari itu kami pulang dari mal dengan membawa sebuah buku yang hendak mereka hadiahkan untuk umminya malam ini di rumah. Sampai aku menulis tulisan ini, Utami pun belum tahu apa kado dari anak-anaknya itu.

Selamat Hari Ibu, istri & ibu dari anak-anakku. Semoga engkau tetap menjadi madrasah dan samudera ilmu bagi buah hati kita, amin.

2 pemikiran pada “Selamat Hari Ibu

  1. Amin jazakallah abi… semoga Allah mengabulkan doanya … 🙂
    Alhamdulillah …..Subhanallah…..Semoga Ingga & Najah menjadi anak sholehah, Amin ya Rabb
    hiks ….. so sweeeet pagi-pagi Ingga nelpon meminta umminya mendengarkan permainan keyboardnya (secara sejak berhenti les, keyboardnya jarang disentuh) lagunya Bunda-nya Melly G. sayang banget sinyal flexi di kantor byar pet gitu. Terus pulang kantor, pas buka lemari baju eeeehhh….. ada kado untuk ummi.
    Masya Allah Fabbi ayyi alaa irobbi kuma tukadziban….. pada kartu ucapan selain gambar komik khas Ingga ada juga puisi indah karya Abdurahman Faiz (November 2002) dari buku koleksi Ingga&Najah, yang bagus banget… 🙂

    Ummi Cintaku

    Ummi
    kau slalu ada di sisiku
    kau slalu di hatiku
    senyummu rembulan
    baktimu seperti matahari
    yang setia menyinari
    dan cintamu adalah udara
    yang kuhirup setiap hari
    meski di dalam sedih
    walau dalam susah
    langkahmu pasti
    jadikan aku insan berarti

    Ya Allah berikan aku kemampuan, pengetahuan dan kesabaran agar aku bisa mendidik, mendampingi Ingga&Najah menjadi insan yang berarti/bermanfaat, menjadi sebaik-baiknya perhiasan dunia (istri yang sholehah)
    Amin

    amin yaa Rabbal alamin.. mustajib du’a anti yaa khumaira..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s