Jadi Satpam

JATIBENING – Malam ke tujuh bulan Ramadhan 1428 H. Belum sepuluh hari pertama namun ruangan dalam Musholla Baiturrahim yang kecil itu sudah menunjukkan ‘kemajuan’. Ya, shaf jamaah ikhwan yang awalnya penuh sampai enam shaf malam itu hanya terisi separuhnya.

Oleh anak-anak yang katanya belajar beribadah, ruang hampa di shaf belakang dimanfaatkan sebagai arena permainan. Saat jamaah sedang berjamaah sholat isya, suasana gaduh terasa sekali membuat kekhusyu’an pun terusik. ‘Wah, ini tidak boleh berlangsung lama’ gumamku saat sholat isya selesai.

Di musholla kami, selesai sholat isya dilanjutkan dengan kultum yang biasanya lebih dari tujuh menit. Setelah itu barulah dimulai sholat tarawih delapan rakaat yang dibagi dalam dua rakaat satu kali salam. Pasukan-pasukan kecil itu pun biasanya menambah gaduh saat khutbah berlangsung. Saat bilal mengumandangkan aba-aba sholat tarawih, aku pun beranjak menuju shaf yang paling belakang.

Laksana hansip yang berwajah angker, anak-anak aku hardik supaya diam. ‘Kalau mau main, sana main di luar. Yang di dalam hanya yang mau sholat. Kalau di dalam, jangan berisik!‘. Ajaib. Anak-anak itu patuh, diam dan membentuk barisan shaf baru. Karena saat itu sudah tidak mungkin sholat di shaf terdepan, akhirnya aku sholat saja di antara mereka.

Selesai sholat tarawih dan witir, pak haji yang mengurusi musholla pun dengan bercanda pura-pura bertanya, ‘Tadi siapa di belakang yang menjadi satpam? Mungkin harus kaya gitu ya, ada yang mengawasi di belakang.

Wah nggak deh pak, kalau cuma sesekali sih oke, kalau sampai dua puluh hari lagi bisa jadi satpam musholla beneran ntar, hehehe.

4 pemikiran pada “Jadi Satpam

  1. assalamu’alaikum

    akh Oyi dan keluarga, aku ada ilmu yang sudah aku pahami,insyaAlloh.

    ‘idul Fithri bukanlah apa yang biasa kita maknai selama ini yaitu kita kembali suci.namun yang benar adalah ‘idul fithri adalah hari raya berbuka kembali artinya kita tidak lagi diwajibkan berpuasa sebulan penuh sampai ramadhan tahun berikutnya.kata fithri berkaitan dengan kata ifthor yang artinya berbuka sedangkan kata suci berasal dari kata fithrah yang berkaitan dengan kata thaharah.silakan lihat di kitab al-Masail jilid 1 oleh Ust.Abdul Hakim bin Amir Abdat.aku memohon pertolongan dari Alloh semoga bermanfaat bagi ana dan antum dan yang lainnya.

    wa’alaikumussalam akh,
    jazakallah, boleh saja antum berpendapat seperti itu, walaupun menurut ana makna fitri disini tetaplah fitrah, kembali ke suci. karena walaupun kita tidak diwajibkan berpuasa sampai ramadhan yang akan datang, tetap saja kita disunnahkan untuk melakukan shaum lain, seperti shaum senin kamis misalnya.

    kata suci memang bisa dipakai dari kata thaharah, namun fitri di tanggal 1 syawal menurut ana lebih ke makna suci dari dosa karena kita telah selesai melakukan kewajiban berpuasa di bulan ramadhan. wallahua’lam bisshowab.

  2. dulu adik saya pernah dimarahi waktu mau sholat, saking takutnya mau keluar, jd kencing di dalam surau 🙂

    wakakaka, sebagai kakak harusnya bertanggungjawab dong ya.. atau jangan2 kau malah ikutan ngabur dari surau, dhet? 😛

  3. Wah kang oyi, sepertinya dimana-mana sama ya. Yang namanya anak2 emang suka berbuat gaduh kalo lagi taraweh. Pun di tempat saya, cuma saya dan jemaah lainnya ga berani tegas sama anak2 itu. Selain takut orang tuanya tersinggung (karena kebanyakan ortunya tidak taraweh di mushola) juga karena kita teringat masa kecilll….. sama juga bgitu 🙂

    kalau dibiarkan bisa mengganggu jamaah yang lain. dan kebetulan setelah peristiwa itu anak-anak yang tadinya ribut bila saya datang mereka pun langsung tahu untuk diam.

    saya rasa tidak perlu dikhawatirkan terhadap orang tua anak-anak itu bung chaqiel karena mereka pun pasti memahami bahwa musholla/masjid bukan tempat untuk bermain-main.

    wallahua’lam bisshowab.

  4. ass.mas,sbelumny sy mhon maaf krn ni g da hubunganya dg tulisan mas.tp baranglkali sampeyan bisa bantu sy.
    bgini sy punya tmn,dia skrg murtat(na’udzubillah):alasannya spele dia pernah mbaca buku2 islam yg didalemnya brisi : “kelak di surga kita(kaum adam) akan dikelilingi/menggiliri 70 bidadari yg selalu perawan.” Kebetulan dia seorang cewek,sehingga naluri wanitany berteriak,masak bgini Islam tdk logis dan manusia2 pilihaNya(yg masuk surga) penuh dg nafsu birahi.

    sayang,saya cuma orang awam,sudah sy mcoba ajak dia berdiskusi dg da-iyah2/ustad2 tp g mau krn sdh tertutupi kbenciany dg statemen tadi. jd barangka;li sampeyan bisa sdikit memberi masukan buat sy terkait itu,entah asal-usul statemen itu shohih atau g,dan klo mmng bnr adanya bgmn caranya sy bs myakinkan dia spy dia bs kembali pd Islam. tolong sgr dibls langsung ke mail q. “inang_zainal@yahoo.com” terima kasih

    wa’alaikumussalam akh inang,
    sungguh sayang teman anda dengan mudah meninggalkan islam hanya karena salah mengartikan ayat dalam al-quran. memang benar, bidadari di surga disebut di dalam al-quran sebagai mahluk yang sangat indah dan belum pernah disentuh oleh manusia maupun jin, namun saya tidak menemukan satupun ayat yang menjelaskan mengenai bidadari yang dapat digilir oleh kaum adam. perlu akhi ketahui, permasalahan ini telah lama mengemuka dan sering dipergunakan oleh kaum orientalis untuk mempengaruhi umat. sasarannya adalah agar mereka yang menjadi sasarannya menjadi murtad, naudzubillahiminzalik.

    mungkin akhi dapat sampaikan ke kawan anda bahwa Allah SWT Maha Adil. tidak mungkin kenikmatan surgawi hanya diberikan kepada kaum Adam. ingat surat
    Adz Dzaariyaat (QS 51:49) yang berarti
    Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat akan kebesaran Allah.. bila di dunia kita diberikan pasangan, sudah barang tentu di jannah pun Allah menyediakan pasangan kita masing-masing. tugas kita bukan menagih janji Allah itu namun menyiapkan diri kita agar layak menjadi penghuni surga. wallahua’lam bisshowab.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s