Mencoba Kabsa di Raden Saleh

JAKARTA – Rabu malam kemarin, tiba-tiba saja Utami mengajakku untuk mencoba merasakan Nasi Kabsa yang dulu pernah kami nikmati di Mekkah. Hal ini juga didorong ‘komporannya’ kawan haji kami -H Agus Pramono dan istrinya Hajjah Andri- yang sudah menikmatinya terlebih dahulu minggu lalu dengan akreditasi: enak. Sebenarnya, kalau H Agus yang bilang enak untuk makanan sih jangan dipercaya, lha dia taunya enak dan enak banget jhe.. 🙂

Nama restoran itu adalah Al Safeer. Letaknya di Jalan Raden Saleh No. 15 Jakarta Pusat. Kalau masuk dari arah Jalan Cikini restorannya ada di sebelah kanan jalan. Sesaat setelah memasuki restoran, suasana Arab pun langsung terasa. Malam itu nampaknya ada pelanggan yang berasal dari Arab [diketahui dari bahasa yang mereka pakai].

alsafeerSaat waiter menyerahkan daftar menu, langsung aku bertanya apa yang spesial di Al Safeer ini. Ia menyarankan Nasi Kabsa. Aku lihat ada Nasi Kabsa Kambing dan Ayam. Aku pilih yang ayam dan Utami mencoba yang kambing. Untuk dessert kami pilih Roti Pisang yang diolesi Madu. Minumannya, sudah barang tentu, Teh Susu.

Setelah beberapa saat menunggu, nasi Kabsa pun dihidangkan. Saat melihat butiran nasinya, langsung teringat saat membungkusnya dulu di Mekkah. Hanya saja karena tidak tahu namanya, kami dulu menyebutnya Nasi Ayam Tawaf karena nasi dihidangkan dengan ayam yang dipanggang secara memutar layaknya orang tawaf. 🙂

Beras yang dipergunakan untuk memasaknya -menurut pelayannya- didatangkan langsung dari Saudi Arabia. Pantasan harganya lumayan mahal. Untuk satu porsi Nasi Kabsa Ayam harganya Rp 32.000,- sedangkan yang kambing Rp 36.000,-.

Namun nasi yang bentuknya berbeda dengan kebanyakan beras yang kita konsumsi, yaitu lebih lonjong butirannya, malah meyakinkan kami yang pernah memakannya di negeri asalnya kalau ini benar-benar Nasi Kabsa seperti di Mekkah dulu. Rasanya pun mirip. Hanya ayamnya saja yang rasanya kurang gurih sedikit. Untuk teh susunya, mirip lah dengan yang biasa kita beli untuk menemani pulang ke maktab.

Walaupun demikian, cukuplah untuk mengantarkan kenangan kembali saat ramai-ramai makan nasi tawaf di maktab. Si Karom, Kang Komar, paling senang beli nasi ini dulu dan tak segan-segan menawarkanku untuk ikutan mengeroyok nasinya. Benar-benar kenangan yang tak terlupakan.

Oya, bagi yang perutnya kecil, jangan lupa untuk mengingatkan ke pelayannya agar porsinya dikurangi ya. Maklum, ini rumah makan orang Arab, jadi porsinya pun Arabian-size. 🙂

3 pemikiran pada “Mencoba Kabsa di Raden Saleh

  1. hayooo…yang jago makan bisa mencoba…koq jadi inget seseorang ya…;p

    siapa ya bli? MG ya, hehehe.. yang pasti bukan ane kan? 🙂

  2. Coba deh restoran arab no.1 di jakarta,
    Mewah tapi harga terjangka
    Ada di jl.raden saleh no.58 ,jakarta
    Aljazeera Restaurant

    alhamdulillah, beberapa bulan yang lalu waktu manasik umrah kami dijamu oleh agen travelnya di ruam makan al jazeera, raden saleh.

    sepulangnya dari umrah, kami mencoba lagi dan benar sekali, anak-anak pun langsung doyan tuh sama nasi mandi-nya. cuma porsinya, ya karena memang untuk orang arab, kebanyakan bagi kami yang makannya gak seberapa ini, hehehe.

    setuju, al jazeera memang mak nyus! syukron zacky.

  3. Di buncit raya ada nih resto Raden Bahari, yg punya sama ky Raden Saleh. Makanannya banyak timur tengahnya. Makanan lokalnya jg ada sih. Nasi mandhinya enak loh, 1 porsi aja udah gueday bangett, bagiku bisa untuk 2-3 orang cewe haha. Dan gak mahal2 banget, kynya nasi mandhi seporsi 70rbuan deh, ada pilihannya mau ayam ato kambing. Ada nasi lainnya sih, nasi kabsah, kebuli, gatau deh briyani ada ato ngga. Lokasinya kalo dr arah mampang ke arah ragunan, sebelah kir jalan setelah seven grain, deretannya Parahita/ Pramitha diagnostic center.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s