Tertib di Jalan Tol

JATIBENING – Ada pepatah yang mengatakan ‘Dewasanya suatu bangsa dapat tercermin dari perilaku pengguna jalan raya’. Pepatah ini tidaklah salah karena di beberapa negara maju, tidak usah jauh-jauh, di Singapura saja, yang namanya perilaku di jalan sangatlah tertib.

Sedih juga melihat kenyataan yang ada di ibukota negara kita ini. Tiap pagi, ‘rombongan’ commuter dari timur, barat dan selatan, menyerbu Jakarta. Ada tiga ruas jalan tol yang melayani jutaan mobil ini: Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Jalan Tol Jagorawi dan Jalan Tol Jakarta-Merak. Dan pula kita sadari, pertumbuhan mobil tidak lah sebanding dengan penambahan ruas jalan termasuk jalan tol sehingga yang terjadi adalah penyumbatan di ruas-ruas tertentu, misalnya di setiap Pintu Gerbang Tol pada jam-jam sibuk.

Tertib di Jalan TolAkibatnya, banyak pengendara yang tidak sabar. Serobot sana-sini, pepet sana sini sudah jamak. Pernah aku mendengar sopir angkot berteriak kepada pengendara mobil, ‘Hei bang, kalau gak bisa main tipis, nyetir saja di kampung!’. Maksudnya, si pengendara sewot mobilnya dipepet sama angkot tapi ternyata sopir angkot pun tak kalah galaknya. Dasar saudaranya si ucok, hehehe. Sorry ‘cok.

Aku jadi berpikir, kalau rambu-rambu polisi atau DLLAJ sudah tidak dihiraukan lagi, apa tidak lebih baik dengan memfatwakan bahwa melanggar lalu lintas hukumnya haram. Mungkin dengan difatwakan seperti ini bisa membuat orang berpikir dua kali kalau hendak melanggar rambu lalu lintas. Lha hukumnya haram kalau dilakukan kan dosa? Jadi cukup dipajang di papan pengumuman di jalan tol: Diharamkan berhenti di jalan Tol kecuali Darurat. Atau mau yang lebih ‘seram’? Mendahului dari sebelah kiri adalah dosa. Hehehe.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s