Kuota Haji 1427H/2006 Masih Tersedia

holy-kabahJAKARTA – Pagi ini, saat berkendara ke kantor bersama Utami, kami mendengarkan laporan Radio Dakta 107FM mengenai Kuota Haji 1427H/2006 yang masih banyak tersedia, khususnya untuk provinsi Jawa Barat yang merupakan provinsi dengan kuota kosong yang paling banyak yaitu 1295 porsi.

Mendengar berita itu, Utami langsung bercanda,”Tuh mas, ayo daftar lagi, masih banyak kursi yang kosong.”


Masya Alloh, kalimat itu langsung membawaku ke 1,5 tahun yang lalu, saat kami berdua melunasi kredit mobil dan mendaftar ONH. Saat kami membayar ONH, tidak sedikitpun aku berani meminta kepadaNya untuk langsung mengijinkan kami berhaji pada tahun yang sama, karena kami pun tahu betapa haji adalah suatu ritual yang didambakan oleh semua umat Islam, sehingga mekanisme antri –First In First Serve – adalah hal yang harus dilakukan.

Kami membayar ONH di Bank Syariah Mandiri Thamrin pada tanggal 28 Januari 2005 dan mendaftar di KBIH Daarut Tauhiid Cipaku Jakarta pada tanggal 12 Februari 2005. Karena sudah dekat dengan tenggat waktu pendaftaran, kami pun masuk ke waiting list/daftar tunggu.

Alhamdulillah, pada hari senin yang tidak disangka-sangka, kami pun mendapat kepastian seat haji pada tanggal 6 Juni 2005 dan diminta untuk melunasi ONH secepatnya. Maha Besar Alloh yang telah mengabulkan doa kami. Segera kami pun saat itu melunasi ONH dan impian berhaji pun sudah di depan mata.

Akan tetapi, disisi lain, tradisi itu sering terulang. Betapa banyak saudara kita yang telah memulai membayar ONH pada awalnya, tetapi pada saat yang ditentukan diminta untuk melunasinya, ternyata dana yang disiapkan telah dipergunakan untuk keperluan lainnya, sehingga banyak calon jamaah haji tidak bisa melunasi sebelum tenggat waktu yang ditentukan dan akhirnya dialihkan untuk calon haji yang masuk daftar tunggu.

Nah apabila daftar tunggu telah habis dipakai dan calon haji yang awalnya tidak masuk daftar tunggu tetap belum juga melunasi ONH-nya, apa yang terjadi? Akan terjadi kekosongan porsi seperti yang terjadi pada tahun ini. Betapa sayangnya, jatah kursi yang disediakan pemerintah tidak dapat dimaksimalkan. Lebih sedih lagi apabila hal tersebut terjadi karena calon haji kurang memperhitungkan rencana penggunaan dananya, sehingga disaat yang dibutuhkan malah tidak dapat melunasi ONH-nya.

Secara makro, ini akan menjadi preseden buruk bagi negara kita, karena apabila kuota yang diberikan pemerintah Arab Saudi tidak dapat kita pergunakan dengan baik, bisa saja kuota kita akan diturunkan pada tahun-tahun mendatang. Dan, itu bisa berarti kesempatan untuk berhaji bagi kaum muslimin di Indonesia, akan semakin berkurang..

Wallahua’alam Bisshowab.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s