Mereka yang mengubahku..

JATIBENING – Hidup memang harus dinamis, harus terus ada perbaikan dan perubahan. Alhamdulillah, Allah SWT mempertemukan aku dengan beberapa da’i, ulama, ustadz atau apapun sebutan mereka, yang membuat hidup ini menjadi lebih indah dan bersemangat. Berikut beberapa nama-nama mereka dan pengalaman spiritual yang pernah aku alami:


Aa Gym bertausiyah di Makkah1. KH Abdullah Gymnastiar (Pemimpin Ponpes Daarut Tauhiid)

Dai yang kerap disapa Aa Gym ini benar-benar mengubah paradigmaku dalam menyikapi hidup ini. Dulu aku merasa sebagai orang yang sudah cukup tahu. Ya tahu ini tahu itu lah. Jadi kalau ada yang mau mengajakku menghadiri majelis-majelis taklim, aku tak pernah tertarik; sama sekali. Istriku duluan yang menghadiri pengajian Aa [tahun 2001] dan aku cukup sebagai sopir saja, menjemputnya. Parkir mobil di Al Azhar Kebayoran Baru, pesan siomay, baca majalah atau koran sambil sesekali menulis sms, protes karena terlalu lama pengajiannya.

Sampai suatu hari, Utami memintaku menjemputnya di Gedung Graha Niaga Sudirman, karena malam itu ada pengajian Aa disana sepulang jam kantor. Aku meniatkan diriku untuk tidak sekedar menjemput, tapi pengen tau kaya apa sih dakwah Aa Gym itu sebenarnya.

Setelah sholat Isya, pengajian pun dimulai. Mana nih si Aa, batinku, kok gak kelihatan-kelihatan. Tiba-tiba hadirin pun bergemuruh, melihat balik ke arahku, sampa-sampai aku pun ikut melihat ke arah belakang. Ternyata, dai kondang itu sudah ada dibelakangku, mengulurkan tangannya dan mengajakku bersalaman, subhanallah. Dan yang lebih menyejukkan hati, dakwah Aa ternyata mudah sekali dicerna. Entah itu namanya hidayah atau apa, yang jelas sejak malam itu aku pun menjadi ingin lebih mengikuti pengajiannya. Memang tidak berat risalah yang dibawakannya, hanya mengungkit masalah hati saja. Tapi dari subyek yang kecil itu, Aa membawakannya dengan merangkum dari segi agama, personal, kehidupan, sosial sampai pekerjaan dengan sangat lihai, yang membuat aku menjadi pendengar yang sangat menikmati ‘gaya baru’ penyajian makalah agama tersebut.

Satu lagi kelebihan Aa, yaitu saat beliau membimbing jamaahnya berdoa. Aku merasakan adanya kekuatan besar yang mengamini setiap permohonannya, sehingga tak jarang tubuhku menggigil apabila saat apa yang diminta Aa juga merupakan permohonan utamaku, seperti permintaan untuk diundang ke Baitullah kala itu. Bahkan sampai saat ini, dimana permohonan itu telah terkabul, aku pun tetap merasakan gigilan tubuh yang sama kalau mendengar Aa bermunajat, ‘ya Alloh, undang kami ke BaitullahMu ya Alloh..’

2. KH Rahmat Abdullah (Alm)

Rahmat Abdullah

Terhadap ustadz yang satu ini belum lama aku mengenalnya, yah mungkin baru setengah tahun aku mengikuti pengajiannya, kuliah dhuha di Iqro Islamic Centre, Jati Makmur Bekasi, sampai akhirnya beliau menghadap ke Rahmatullah, Juni 2005 yang lalu.

Sama halnya sebelum aku menemukan hidayah di pengajian Aa Gym, aku pun hanya berstatus sopir bagi istriku. Setiap minggu pagi, jam 07.00, kami telah tiba di Iqro. Tapi hati ini masih kaku, aku biarkan Utami mengikuti pengajian ustadz Rahmat, aku hanya menunggu di mobil: baca koran, sarapan indomie goreng dan merokok di luar mobil setelah itu.

Tapi pagi itu, disela-sela hisapan rokokku, sayup-sayup aku mendengar orang tua ini bertausiyah. Untungnya bukan setan yang membisikiku karena tiba-tiba aku berniat untuk mulai mengikuti pengajiannya minggu depan.

Dan saat minggu depannya tiba, aku bergegas ke lantai dua Masjid Iqro, dan -Maha Suci Alloh- aku melihat ustadz Rahmat duduk bersila di depan mimbar, tapi wajahnya itu lho, yang memancarkan cahaya yang tidak bisa aku lupakan. Ternyata, bukan hanya wajahnya yang berseri tapi juga isi pengajiannya yang membuatku menjadi lebih bersemangat untuk hadir tiap minggunya ke Iqro.

Namun Alloh SWT memanggil beliau terlalu cepat, setelah hanya beberapa bulan aku mengikuti pengajiannya. Aku shock, kaget, tak percaya; Tanggal 14 Juni 2005 Ustadz telah berpulang sedemikian tiba-tiba. Kusempatkan diriku hadir ke Iqro, bergabung dengan lautan manusia yang hendak melepas kepergian Ustadz Rahmat. Pertama dalam hidupku, aku menangis saat melaksanakan Sholat Jenazah. Aku merasakan kehilangan yang amat sangat, disaat aku butuh ilmu-ilmu yang diturunkan dari beliau, aku dipaksa untuk menerima kenyataan bahwa Ustadz Rahmat telah berpulang dan meninggalkan pesan bagi semua pengagumnya:

Merendahlah, engkau kan seperti bintang-gemintang; Berkilau di pandang orang, Diatas riak air dan sang bintang nun jauh tinggi;
Janganlah seperti asap, Yang mengangkat diri tinggi di langit, Padahal dirinya rendah-hina.

Tahun 2008, biografi Ustadz KH Rahmat Abdullah diabadikan dalam film Sang Murabbi.

3. Ustadz Ansufri Idrus Sambo

Ustadz Ansufri Idrus Sambo

Memang benar, baru sekali aku menghadiri pengajiannya, atau tepatnya Seminarnya tentang Sholat Khusyu’ dan Nikmat, yang diadakan di Masjid Daarut Tauhiid Cipaku, Jakarta Selatan, tanggal 18 Juni 2006 yang lalu.

Namun, apa yang diajarkan oleh Ustadz Sambo, mengubah caraku sholat, suatu kewajiban bagi umat muslimin yang telah diatur waktunya. Paling tidak, dalam sehari minimal kita diwajibkan melakukan 17 rakaat, ditambah 10 rakaat sholat sunnah muakkad, jadi wajar bila aku memasukkan namanya sebagai orang yang mengubahku, khususnya mengubah tata cara ibadahku kepada Alloh SWT menjadi lebih khusyu’ dan, alhamdulillah, nikmat sekali!

Ustadz Sambo orangnya sangat kocak, dalam memberikan makalah sering disisipi guyonan yang segar, sehingga tak terasa seminar sehari pun cepat sekali berlalu. Akan tetapi, dibalik cara humoris dia bersimbiosis dengan jamaahnya, dia tahu bagaimana menurunkan ilmu cara sholat sesuai tuntunan Rasulullah agar menjadi mudah dipahami dan dipraktekkan.

Beliau hingga kini masih aktif memimpin Manajemen Sholat menuju Khusyu’ & Nikmat.

Foto Aa Gym diambil dari koleksi pribadi.
Foto KH Rahmat Abdullah dari sebuah situs di Internet
Foto Ustadz Sambo diambil dari situs Manajemen Sholat

9 pemikiran pada “Mereka yang mengubahku..

  1. subhanallah mudah-mudahan ini tidak hanya menjadikan kita patah semangat,,ketika ada fluktuasi keimanan yang menurun.

    insya Allah pak, semoga Allah mendengar doa kita, amin..

  2. Saat ini saya dan teman-teman Majelis Budaya Rakyat sedang menggodok rencana pembuat film Ustadz Rahmat Abdullah dalam serial Sang Murobbi. Film ini didedikasikan untuk peneladanan sosok beliau sebagai bapak untuk setiap muridnya. Semoga dapat mengobati kehilangan dan rasa kangen kita. Mohon doa restunya.

    alhamdulillah, berita baik tuh. senang sekali mendengarnya, karena sejak sepeninggal beliau saya begitu rindu mendengar kuliah ala ustadz rahmat. tolong beritahu apabila film tersebut sudah dirilis.

    jazakallah khairan katsiraa, terima kasih telah mampir dan memberitahu kabar baik ini.

  3. Ass.Aa salam kenal dari aku di Aceh………Soalnya aku seneng sama tausiyah Aa. tolong dibalas

    wa’alaikumussalam sabil,

    alhamdulillah ada yang mendengarkan tausiyah Aa di bumi nanggroe. terima kasih ya.

  4. aku juga kepengin hidup berubah gimana yahhhhhhhhhhhhh

    jangan pernah putus asa minta sama Yang Maha Kaya mas Suwandi, insya Allah diberikan jalan, karena yang namanya hidayah itu adalah hak Allah semata. Wallahua’lam bishowab.

  5. Assalamu’alaikum wr.wb
    Subhanallah……. terharu membaca ibu utami yang cinta akan ilmu Allah dan membawa suaminya kembali… sangat indah…
    Ikut berduka atas hilang seseorang yang menyebarkan ilmu Allah… semoga selalu ada penggantinya…. hingga akhir zaman

    wa’alaikumussalam hajjah shanti,
    terima kasih komentarnya. semoga pengganti para ustadz yang telah dipanggil oleh Allah SWT akan kembali bermunculan di nusantara ini, amin.

  6. Mas Oyi, mohon diinformasikan kepada rekan2 dan sodara2 yang lain bahwa hari Ahad 15 Maret 2009 akan diadakan pelatihan Manajemen Sholat menuju Khusyu’ dan Nikmat bertempat di Masjid Al-Hakim, Jl HOS Cokroaminoto No 84-86, Menteng-Jakarta Pusat. Temanya “Sholat Khusyu’ itu Mudah” mulai dari pukul 07.30 s/d 22.00. Mohon disebarkan karena sholatlah yang telah merubah jalan hidupku semoga juga yang lain, amin. Trimakasih. Wassalam

    wa’alikumussalam,

    alhamdulillah,
    insyaAllah ana sebarkan informasi ini akhi. jazakallah khair.

  7. kalo mo ikut pengajiannya..ada shcdule nya kah..bisa liat diamna?lalu ada biaya kah?

    di jakarta, untuk pengajian aa gym diadakan hampir tiap pekan. jadwal untuk jakarta bisa dilihat di http://dtjakarta.or.id. untuk pelatihan ustadz sambo jadwalnya dapat dilihat di situs http://manajemensholat.com/.
    pengajian aa gym tidak dipungut biaya.

    sedangkan di masjid al-qolam islamic centre iqro’, pengajian dan kajian sepeninggal ustadz kh rahmat abdullah diadakan setiap pekannya. info lebih lanjut bisa mengunjungi situs iqro di http://www.iqro.or.id/?op=isi&id=55&kat=1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s