Journal Haji Week 1 (31/12/05-01/01/06)

JATIBENING – 31 Desember 2005
Akhirnya Alloh SWT -Tuhan Penggenggam Hati ini- mengabulkan doa kami yang telah kami panjatkan 4 tahun lamanya. Niat berhaji ini bermula saat kami mengunjungi Pak Apin -saudara Utami- pada tahun 2001, yang keukeuh berangkat berhaji walaupun 2 minggu sebelum keberangkatannya terkena serangan jantung. Pak Apin berkata, lebih baik aku mati di tanah suci daripada di Jakarta. Alhasil, Alloh menyelamatkan beliau. Pak Apin dapat berhaji dan pulang dengan selamat. Bahkan sampai hari ini, beliau sehat wal afiat, Subhanallah!

Selesai sholat subuh di Musholla Baiturrahim, kami pun berangkat ke Masjid At Tiin. Kepergian kami hanya diantar oleh H Entang, sesama jamaah Musholla. Maklum, orang tuaku sudah lama meninggal dan mertua pun telah berangkat ke Tanah Suci dari embarkasi Solo.


Pagi itu, di Masjid At Tiin, TMII Jakarta, jamaah diberi tausiyah oleh Aa Gym. Kami pun hanyut dalam emosi masing-masing. Tak sabar rasanya hendak segera berangkat memenuhi panggilanNya. Kami tergabung dalam Kloter 66 JKS, bersama sekitar 450-an jamaah dari KBIH Daaurut Tauhiid Bandung.

Di halaman luar, adik-adikku telah menunggu, hendak mengantarkan kami berangkat. Tak bisa kubendung air mataku saat Ibnu, adik lelakiku, meminta maaf kepadaku dan memintaku untuk ‘memanggilnya’ di depan Ka’bah. Demikian juga saat kutatap adik-adikku yang lain, Barry, Wiwiek dan Chita, serta keponakan kami Ezra dan Fea.

Dari situ kami diberangkatkan ke Asrama Haji Bekasi untuk menerima Tiket, Living Cost, Passport, Gelang Haji dan beberapa proses administrasi lainnya. Aku sebagai Karu (Kepala Regu) 9 dari Kelompok 3, sibuk membagikan setiap dokumen kepada para jamaah.

Siangnya, setelah sholat Lohor dijama’ Ashar, kamipun berangkat ke Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta. Di Terminal itu aku mandi dan belajar menggunakan kain Ihrom. Feels good. Dan saat yang ditunggupun tiba, pukul 17:42 WIB kami dipanggil masuk ke pesawat Boeing 747-400 Saudi Arabian. Ya Rabb, betapa besar kuasaMu, Kau ijinkan hambaMu yang bergelimang dosa ini terbang ke Tanah Suci, ke Baitullah…

1 Januari 2006
Tahun baru masehi berlalu saat kami berada di udara. Tak ada celebration , toh bukan tahun baru agama kami. Kami isi perjalanan dengan zikir, membaca buku-buku petunjuk haji dan .. tidur. Ya, perjalanan 9 jam dengan beda waktu 4 jam antara waktu Arab Saudi dengan Waktu Indonesia Barat membuat kita merasa terbang selama 13 jam.

JEDDAH -Pukul 00:14 Waktu Arab Saudi, Alhamdulillah kami pun mendarat dengan selamat di Bandara King Abdul Aziz di kota Jeddah. Tak bisa kulukiskan perasaanku saat itu, selalu merasa dan merasa tak pantas aku injakkan kakiku di Tanah Harom ini. Masya Alloh, betapa luas maghfirahMu ya Rabb, Subhanallah Walhamdulillah Allahu Akbar, berselingan dengan kalimat Labbaik Allahumma Labbaik, Labbaikalla Syarikallaka Labbaik . Aku datang penuhi panggilanmu yaa Rabb, terimalah hambaMu yang hina ini..

2 pemikiran pada “Journal Haji Week 1 (31/12/05-01/01/06)

  1. Saya kesulitan mencari jadual keberangkatan haji 2006-2007 di internet termasuk sistem informasi haji punya depag yang datanya hanya 2005-2006, sistim online infohaji susah didapat

    semoga tahun-tahun ke depan Departemen Agama mendengarkan keluhan anda ini. semoga!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s