Maryam Nurfathiya

29 Desember 2010 10:02

Tengah malam itu ummi membangunkan abi. Ada tetesan darah dan sedikit lendir terserak di lantai. Karena khawatir itu adalah darah kontraksi, segera abi mengantar ummi ke RSIA Hermina Bekasi. Sesampainya disana, ummi langsung diperiksa karena HBnya drop dari 11 ke 7 namun pendarahan yang tampak hanya sedikit. Dokter takut ada pendarahan hebat di dalam dan ummi langsung diobservasi di ruang isolasi. Saat itu, usia kandungan ummi baru 36 minggu, masih kurang 3 minggu dari saatnya melahirkan.

Siangnya, di ruangan USG..

Menyiapkan Target di Bulan Ramadhan

20 Agustus 2009 11:54

Banner RumahJAKARTA – Tinggal sedikit lagi masuk bulan suci Ramadhan 1430H. Sudah tiga Ramadhan ini rumah kami selalu dihiasi atribut menyambut datangnya sang bulan suci. Ini kami lakukan agar anak-anak tergugah semangat dan motivasinya untuk fastabiqul khoirot, berlomba-lomba dalam kebaikan. Tema tahun ini adalah ‘Ramadhanku Bercahaya Bersama Abi & Ummi‘. Desain itu kami cetak dalam ukuran 1m x 1.5m dan digantung di dekat musholla rumah, yang diharapkan berfungsi untuk mengingatkan anak-anak bahwa saat ini adalah saat yang sangat berharga untuk beribadah sebanyak-banyaknya.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, kami sekeluarga sudah mempunyai target ibadah masing-masing. Si Ummi kemarin menyerukan kepada Ingga dan Najah, akan memberi Rp 50.000,- untuk satu juz Al-Qur’an yang diselesaikan. Mata Ingga pun berbinar-binar, mungkin ia membayangkan akan memperoleh uang seperti di permainan PetSos-nya [yang menjengkelkanku itu] lalu bisa beli ini itu. Ia pun bertanya, ‘Bila khatam Qur’an, bisa dapat satu setengah juta dong ‘mi, nanti uang ummi habis.‘ Si Ummi pun menjawab, ‘Tak apa-apa. Yang penting anak ummi bisa khatam Qur’an.

Sah-sah saja kan, menggugah semangat anak-anak lewat iming-iming sesuatu, baik berupa barang ataupun uang? Karena terkadang anak-anak drop semangatnya di tengah jalan. Bosen lah, capek lah, dan banyak lagi alasan lainnya. Biasanya dengan memberikan suntikan semangat demikian, mereka pun sadar, mereka mempunyai target yang harus dipenuhi.

Bagaimana dengan orang tuanya? InsyaAllah, kita pun tidak mau kalah dengan anak-anak . Bila saat umrah 9 hari saja bisa khatam 1 kali, seharusnya 30 hari bisa lebih dong ya, hehehe. Tapi aku sadar diri, ghirah di sini tidaklah sekuat di Tanah Suci, apalagi waktunya yang susah bila harus lama bertadarus setiap selesai sholat fardhu. Target khatam 1 kali masih realistis namun harus ditambah dengan target menghafalkan semua surah di juz ke 30, insyaAllah.

Nah, bagaimana dengan anda, sudahkan mempunyai target ibadah di bulan suci kali ini?

Bagi pengguna aplikasi CorelDraw [versi 11 atau yg lebih besar] yang mau mengunduh file gambar diatas, silakan download disini (70 Kb).

Tulisan ini dilengkapi dengan file excel untuk panduan itinerary.

JATIBENING – Berlibur di musim libur sekolah dapat dipastikan dimana-mana tempat hiburan, atraksi, penginapan serta transportasi mencapai puncaknya. Bagi kita yang hendak melakukan perjalanan tamasya, ada baiknya menyiapkan segala sesuatunya jauh-jauh hari sebelum hari-H. Selain dapat menghemat biaya, juga memudahkan kita untuk merencanakan tempat wisata yang akan dikunjungi.

Baru-baru ini kami mengajak anak-anak berlibur ke negeri jiran, Singapura dan Malaysia selama 4 hari 3 malam. Memang cuma 4 hari namun persiapannya sudah kami lakukan sejak 3 bulan yang lalu. Dimulai dari pemesanan tiket pesawat dan hotel, merencanakan transportasinya, membikin rencana tour hari per hari sampai estimasi biaya yang dibutuhkan. Semua direncanakan berdasarkan budget yang tidak terlalu besar namun juga sebisa mungkin tidak mengorbankan kenikmatan berlibur.

Semua berawal saat kami melihat iklan sebuah biro travel perjalanan yang menawarkan paket Free and Easy. Jadi travel tersebut hanya menyediakan tiket pesawat dan hotel, selebihnya terserah anda. Yang penting pada hari keberangkatan diterbangkan ke negara tujuan, dibawa ke hotel lalu pada hari kepulangan dijemput dan terbang kembali pulang. Mereka hanya menyediakan buklet tempat-tempat wisata yang disarankan namun tidak menyediakan tour apalagi guidenya. Pokoknya, terserah saja dah mau kemana juga.

Hmm, kalau gitu, mending gak usah pakai biro travel. Urus saja sendiri semuanya, ya nggak? Klik untuk info lebih lanjut yang lebih seru..

Novel Najah

20 Maret 2009 17:45

Untuk dua cahaya kami, Ingga dan Najah. Abi ummi bangga sekali dengan kalian!

JATIBENING – Diawali dari kegemaran sang kakak membaca, lama-lama pun menular ke Najah, anak kami nomor dua. Buku yang suka dibaca Ingga salah satunya adalah seri Kecil-kecil Punya Karya (KKPK) terbitan Mizan. Seri ini menampilkan deretan karya ‘novelis-novelis’ kecil yang rata-rata masih di tingkat Sekolah Dasar (SD), seperti buku Kado untuk Ummi karangan Siti Izzati, pelajar kelas III SD yang baru berusia 8 tahun.

Berangkat dari situ, si Najah rupanya tidak hanya gemar membaca, namun juga ingin mempunyai karya sendiri. Kami pun membiarkan Najah memakai komputer untuk mengetik. Kadang ia dibantu Ingga, yang sering kurang sabar memberi tahu adiknya mengetik di Microsoft Word namun kadang sangat wise dalam memberi contoh tulisan atau menyumbangkan ilustrasi. Walaupun terkadang lebih sering sendiri, kami sebagai orang tuanya tidak mau cawe-cawe atau ikut campur. Kami ingin hasil karyanya benar-benar tulisan dari seorang gadis kecil kelas 1 SD.

Mari lanjut disini..

Surat untuk Palestina

21 Januari 2009 11:30

JATIBENING – Seorang kawan menginformasikan ada upaya untuk mengumpulkan surat-surat dari anak-anak Indonesia ke Palestina di sebuah situs. Pengelola situs yang bernama Sahabat Al Aqsha itu mengharapkan dapat terkumpul 100.000 surat untuk nantinya dikirim ke anak-anak Palestina. Kami melihatnya ini sebagai salah satu niat baik, paling tidak untuk melihat sudut pandang anak-anak Indonesia tentang apa yang mereka lihat dan ketahui tentang agresi militer Israel ke Palestina.

Dari beberapa yang masuk di situs tersebut, rata-rata memang anak-anak menggambar tentang perang. Aku tunjukkan kepada Ingga dan Najah beberapa surat yang telah masuk dan mereka pun mulai menggambar. Kebetulan siang itu kawan-kawan mereka, Putri & Dinda datang bermain dan mereka pun ikut menggambar. Tentu, kami tidak mengatur tentang apa-apa yang mereka akan gambar karena kami memang menginginkan ide orisinil mereka yang akan mereka tuang di kanvas kertas itu. Klik untuk melihat gambar anak-anak itu disini..

Pernikahan Adikku Sayang

5 Agustus 2008 11:10

JATIBENING – Akhirnya, adik bungsuku Chita menyudahi masa lajangnya dengan menerima pinangan Bona, teman kuliahnya di UI, pada tanggal 26 Juli 2008 yang lalu. Chita, juga adik perempuanku yang lain – Wiwiek, berbeda agama denganku. Jadi saat pemberkatan nikahnya di gereja HKBP Cibubur, aku pun tak bisa menyaksikannya.

Mereka menikah dalam adat Batak! Lanjut disini..

Pulau Beras Basah

3 Juli 2008 22:02

BONTANG – Salah satu tujuan utama berlibur ke Bontang kemarin adalah mengunjungi sebuah pulau pasir di perairan Laut Bontang. Saat menjelang keberangkatan, aku sudah menceritakan kepada Ingga dan Najah bahwa nantinya kita akan bermain di pulau yang isinya pasir putih melulu dan air laut yang jernih. Mereka makin tidak sabar saja menunggu hari keberangkatan itu. Ke Sand Island Akhirnya hari yang ditunggu tiba. Om Thom sudah mencharter speed boat untuk menuju ke sana. Jaraknya yang hanya 5 mil atau sekitar 8 km dari Boat House [pangkalan speed boat di daerah Marina Bontang] ditempuh dalam waktu 15 sampai 20 menit saja. Aku yang sudah lama tidak merasakan sensasi naik speed boat ini benar-benar menikmatinya, demikian juga Utami, Ingga dan Najah. Tatkala ada gelombang yang diciptakan kapal yang melaju menuju arah sebaliknya, speed boat agak berguncang keras, namun anak-anak malah menikmatinya. Syukurlah, aku sudah takut saja mereka mabuk. Maklum, naik mobil saja mabuk apalagi naik kapal, hehehe.. Baca entri selengkapnya »

JATIBENING – Meninggalkan anak-anak untuk pergi dalam waktu yang lama tentu tidak mudah, meskipun kepergian itu untuk memenuhi panggilan dari Sang Rabbal ‘alamin.

Ingga Najah di Tahun 2005Pada saat kami berhaji, si Ingga hampir 8 berusia tahun sementara si Najah masih 3,5 tahun. Sejak kita mendapat kabar dari Mbak Evelin dari KBIH Daarut Tauhiid bahwa kita mendapat kuota, secara perlahan kita mulai mengkondisikan anak-anak bahwa mama & bapak-nya (itu panggilan kita sebelum berhaji, yang secara sepihak lalu diganti oleh si Najah menjadi Ummi & Abi, dengan alasan karena kita sudah berhaji, Subhanallah anakku yang satu ini memang omongannya sering membuat kaget) akan meninggalkan mereka dalam waktu yang cukup lama.

Karena anak-anak bersekolah di SDIT dan TKIT (keduanya di Raudhatul Muttaqin, Jatimakmur, Pondok Gede) mereka mendapat pengetahuan yang cukup tentang haji dari guru-guru di sekolahnya, sehingga kala kita sampaikan bahwa kepergian ummi & abi-nya untuk memenuhi panggilan-Nya, mereka tidak keberatan. Ingga si sulung mengerti bahwa kami pergi untuk menunaikan salah satu rukun Islam. Sementara Najah, jika ada yang bertanya padanya ‘Najah nanti sama siapa kalo mama pergi haji?’. Dengan mantap dia akan menjawab ‘’kan dijaga sama Allah’. Bahkan Najah juga membawa satu hafalan hadist dari gurunya yang kebetulan sangat pas untuk bapaknya yaitu ‘innamal a’malu bin niat’ tentu saja bersama artinya yang diteriakkan keras-keras layaknya kalau menghafalkan di sekolah ‘sesungguhnya amal itu tergantung niat’. Masya Allah, sebuah peringatan bagi kami untuk meluruskan niat haji kita hanya karena Allah semata.

Lanjut yuuk…

Menaiki Menara Al Husna

17 Oktober 2007 21:34

Menara Al Husna Masjid Agung Jawa Tengah SemarangSEMARANG – Hari kedua di Semarang, Ingga dan Najah sudah tidak tahan lagi untuk menaiki menara Al Husna di Komplek Masjid Agung Jawa Tengah ini. Sesuai namanya, menara ini memiliki ketinggian 99 meter. Anjungan yang salah satunya fungsi utamanya untuk melihat hilal ini buka dari pukul 09.00 pagi sampai 21.00 malam, dengan interval istirahat 30 menit setelah azan sholat Maghrib.

Pagi itu, selesai sarapan aku pun bergegas mengajak mereka mengantri di loket. Harga tiketnya tidaklah mahal, hanya Rp 3.000,-. Namun karena murahnya harga tiket itu membuat pengunjungpun membeludak sehingga kita pun harus rela mengantri.

Perjalanan menaiki menara Al Husna dilayani oleh 2 lift (elevator). Namun karena sempitnya lobby di depan lift terkadang membuat para orang tua menjadi tidak sabar dan menyerobot antrian orang lain. Aku mencatat, saat itu kami membutuhkan waktu hampir 30 menit sejak antri membeli tiket, ‘berjuang’ antri di depan lift hingga tiba di lantai 18 sebagai tempat tujuan.

Baca entri selengkapnya »

Bergembira Menyambut Bulan Suci

10 September 2007 9:40

JATIBENING – Sebentar lagi Ramadhan tiba. Kali ini, kami sengaja melibatkan anak-anak menyambut datangnya bulan suci ini dengan mempersiapkan ‘pesta’. Ya, layaknya menyambut tamu agung yang dinanti-nantikan, rumah pun harus berdandan.

Dengan membuat outline huruf-huruf yang nanti akan digantung di ruang tamu, aku mencetak huruf-huruf itu di selembar kertas A4. Namanya outline, berarti hanya garis pinggir tiap hurufnya saja yang dicetak. Aku memang menginginkan huruf-huruf itu nantinya diwarnai oleh Ingga dan Najah, jadi tidak seperti hasil cetakan komputer. Apalagi mereka berdua senang sekali menggambar dan mewarnai, jadi kami pikir mereka pasti semangat.

marhaban-ya-ramadhan.jpgBenar saja, saat satu per satu huruf selesai diprint, mereka pun antusias mewarnainya. Aku larang Utami untuk cawe-cawe agar coretan yang dihasilkan benar-benar kids print. Tak terasa kesembilanbelas huruf itu pun selesai mereka warnai. Dan hasilnya tadi malam, walaupun waktu sudah menunjukkan pukul 22.00 mereka tidak mau tidur. Mereka ingin melihat hasil karya mereka dipampang di ruang tamu.

Kami gantung huruf-huruf itu di seutas tali wool. Kami buat dua baris dan saat huruf-huruf warna-warni itu selesai digantung, mereka pun terlihat sangat bergembira melihat ‘hasil karyanya’.

Barang siapa yang bergembira dan senang menyambut bulan suci Ramadhan, maka Allah akan mengharamkan jasadnya masuk neraka. (HR. Bukhari & Muslim) *Dihapus karena bukan merupakan hadits yang sahih. Terima kasih untuk akh Fachri*

Marhaban Yaa Ramadhan!

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.