Pengurusan Paspor
18 Maret 2009 16:23
JAKARTA – Tak terasa, tahun ini pasporku harus diperpanjang karena mau habis masa berlakunya di bulan Agustus. Segera aku menuju situs Imigrasi untuk mencari tahu soal perpanjangan paspor. Hmm, ternyata tidak ada yang namanya perpanjangan paspor. Opsi di situs itu hanyalah Penggantian Paspor Hilang atau Permohonan Paspor Biasa. Jadi, bila masa berlaku paspor habis, kita harus mengajukan permohonan untuk membuat paspor baru lagi, bukan perpanjangan. Lucu ya?
OK, lalu apa saja syarat-syaratnya? Sayang sekali, di situs Ditjen Imigrasi RI itu tidak tersedia informasi yang lengkap. Tapi, hey, tunggu, ada menu pendaftaran online! Nah, ini baru mantap. Segera saja langsung aku menuju formulir pendaftaran online tersebut.
Pertama-tama kita memilih Kantor Imigrasi (Kanim) mana yang akan kita tuju untuk pengurusan paspor. Seingatku, dulu waktu pertama kali mengurus paspor kita diminta datang ke Kanim sesuai dengan domisili kita. Karena aku tinggal di Bekasi, Kanim yang membawahinya ada di Kanim Kelas II Karawang Jawa Barat. Namun berdasarkan informasi yang aku dapat, saat ini kita bisa memilih Kanim mana saja untuk pembuatan paspor. Oleh sebab itu aku memilih Kanim Kelas I Cipinang Jakarta Timur yang relatif lebih dekat dengan tempat tinggalku dibanding harus ke Karawang.
Dengan mengisi formulir itu, kita bisa tahu dokumen-dokumen pendukung apa saja yang diperlukan untuk mengurus sebuah paspor. Malam itu aku men-scan 1. Kartu Tanda Penduduk (KTP), 2. Kartu Keluarga (KK), 3. Akte Kelahiran/Surat Nikah/Ijazah serta 4. Pasporku yang lama. Semua aku scan dan disertakan dalam formulir isian itu sebagai attachment. Setelah semua diupload, tinggal klik, dikirim deh dokumen-dokumen itu ke server Imigrasi. Langkah terakhir, kita cetak Tanda Terima Pra Permohonan (yang dapat di download dalam bentuk PDF) untuk dibawa beserta dokumen-dokumen aslinya ke Kantor Imigrasi yang sudah kita pilih sebelumnya.
Apakah semudah itu kah pengurusan paspor sekarang?
Harusnya iya. Kenyataannya, saat esok harinya aku sampai di Kanim kelas I Cipinang, tidak terdapat papan informasi tentang prosedur dan urutan proses yang harus kita lalui untuk mengurus paspor. Lucunya lagi, saat aku tunjukkan print-out Tanda Terima Pra Permohonan dari situs Imigrasi semalam, petugas di penerimaan tamu justru terlihat bingung dan tidak tahu. Ia hanya menyuruhku menuju ke lantai dua, ke loket satu untuk menanyakannya.

Suasana Antrian di Loket
Setelah menukar SIM dengan tanda pengenal, aku menuju ke lantai dua. Di sana sudah banyak orang berjejalan di loket satu. Lagi-lagi, tidak ada papan informasi apapun disini. Mungkin karena aku terlihat celingak-celinguk, ada seorang bapak yang mengenakan tanda pengenal rekanan jasa imigasi mendekatiku dan menawarkan bantuannya. Karena aku sudah bertekad tidak mengulangi lagi menggunakan jasa tersebut seperti lima tahun yang lalu, aku pun menolak dengan halus ‘bantuan’nya. Aku hanya bertanya kepadanya soal prosedur pengurusan paspor dan alhamdulillah ia pun menceritakan proses yang harus ditempuh untuk mengurus paspor baru.
Yang pertama, kita harus membeli formulir permohonan paspor. Harganya Rp 35.000,- lengkap dengan stopmap-nya. Jadi, walaupun kita sudah mengisi formulir secara online, kita tetap harus mengisi formulir ‘hard copy‘ ini. Lah, lalu apa gunanya formulir online yang semalam aku sudah isi? Ada dibagian bawah, nanti aku jelaskan ya.
Setelah formulir itu diisi dengan seksama, kita masukkan ke loket. Di Kanim I Cipinang terdapat tiga loket, kita pilih saja salah satunya. Selebihnya, kita menunggu untuk dipanggil. Kurang lebih 40 menit kemudian, petugas memanggilku. Oya, suasana yang gaduh dan bising mengharuskan kita duduk dekat loket, atau bahkan berdiri. Itulah mengapa para pengurus paspor ini berjejalan di depan loket agar bisa mendengar saat nama kita dipanggil. Tidak ada fasilitas audio ataupun sistem antrian seperti saat kita mengurus SIM, misalnya. Hhhh, sabaar, sabaar…
Saat aku dipanggil, aku pun menyerahkan dokumen-dokumen yang aku sebut diatas beserta copy-nya. Aku sempat menanyakan soal formulir online yang aku telah isi. Kali ini petugas loket memahami formulir online itu dan memintaku untuk duduk dan menunggu lagi sembari berkas-berkas asli itu diperiksa olehnya. Saat menunggu, aku bertanya kepada orang di sebelahku dan ia mengatakan jadwal berikutnya adalah foto dan wawancara. Ia menunjukkan sobekan blanko untuk giliran foto dan wawancara 4 hari lagi. Ups, lama juga ya?
Sekali lagi namaku dipanggil petugas, dan ia pun menyerahkan blanko serupa. Aku baca, aku diminta hadir lagi untuk foto dan wawancara keesokan harinya. Lho, kok cepat? Si petugas loket menerangkan bahwa aku sudah membantu untuk mengetik data-data itu lewat internet sehingga data bisa langsung diproses. Untuk mereka yang tidak memanfaatkan fasilitas itu, data-data mereka pun antri menunggu giliran untuk di-entry dan itu bisa memakan waktu 3-4 hari. Alhamdulillah, tidak percuma ternyata memasukkan data lewat formulir online semalam. Yes!
Kunjungan Kedua
Keesokan harinya, aku datang untuk foto dan wawancara. Blanko kecil itu aku serahkan lagi ke loket I dan kita pun menunggu lagi. Kira-kira 45 menit kemudian namaku dipanggil, berkas-berkas pun diberikan untuk diserahkan ke kasir di loket 4. Untuk pengurusan paspor biasa, biaya yang harus dibayar adalah Rp. 270.000,-. Setelah membayar, kita pun menunggu lagi untuk dipanggil ke ruang foto.
Di ruangan ini, kita difoto dan diambil sidik jarinya. Semua serba instan dan modern, termasuk pengambilan sidik jari dengan scanner. Kalau dulu aku diminta memakai dasi dan jas, kali ini cukup dengan kemeja saja. Yang berkacamata, silahkan ditanggalkan dulu ya.
Kelar difoto, kita menunggu giliran untuk wawancara. Tidak lama, kira-kira 15-20 menit setelah foto, aku dipanggil masuk ke ruang wawancara. Petugas yang mewawancaraiku ternyata membutuhkan Surat Keterangan Bekerja/Sponsor, karena statusku yang ‘Pegawai Swasta’. Karena aku tidak menyiapkannya, ia memintaku untuk membawanya saat pengambilan paspor. Jadi tolong dicatat, bagi karyawan harap disiapkan Surat Keterangan Bekerja dari perusahaan tempat anda bekerja.
Selesai wawancara, aku kembali ke loket I untuk menanyakan kapan pasporku bisa diambil. Ia memintaku untuk kembali sepekan kemudian.
Kunjungan Ketiga
Pada hari yang telah ditentukan, aku pun kembali lagi ke Kanim I Cipinang. Nampaknya, bagian ini adalah bagian yang paling mudah dan cepat. Cukup menyerahkan tanda bukti lunas pembayaran permohonan paspor serta Surat Keterangan yang diminta, petugas langsung menyerahkan paspor yang telah jadi. Selanjutnya, aku diminta menulis nama dan nomor paspor di buku log-nya dan memfoto copy halaman nama dan halaman belakang paspor. Proses pengurusan paspor pun selesai setelah kita menyerahkan foto copy paspor kepada petugas loket, alhamdulillah.
Jadi apa-apa saja yang perlu diperhatikan dalam pengurusan paspor?
- Tidak ada yang namanya perpanjangan paspor. Bila paspor anda telah habis masa berlakunya dan tidak ada rencana bepergian ke luar negeri dalam waktu dekat, anda tidak perlu membuat paspor baru. Buatlah paspor disaat anda memang membutuhkannya. Hanya saja, paspor lama harus dilampirkan untuk pengurusan paspor baru.
- Isi formulir online permohonan paspor baru di situs Imigrasi untuk mempercepat pengurusan paspor.
- Datang lah pagi-pagi sekali ke Kantor Imigrasi yang anda pilih. Pelayanan buka pukul 08.30-11.30 dan 13.00-15.00. Semakin siang anda datang, semakin panjang antriannya. Pengalamanku, datang sebelum pukul loket buka hingga selesai urusan dalam satu hari paling lama hanya satu setengah jam.
- Siapkan berkas-berkas asli dan foto copynya. KTP, KK, Surat Nikah, Ijazah dan Paspor lama, semua sebaiknya di copy rangkap dua untuk jaga-jaga.
- Jangan menggunakan calo. Negative thinking nih, aku bertanya-tanya kenapa tidak ada papan informasi untuk masyarakat sedangkan tenaga jasa keimigrasian banyak yang berlalu-lalang menawarkan bantuan? Apakah ini namanya calo yang resmi? Karena saat aku antri di kamar foto, banyak mereka-mereka yang mengurusi ‘tuannya’ ini masuk seenaknya lalu memotong antrian. Bila anda tidak tergesa-gesa dalam pembuatan paspor, sebaiknya kerjakan sendiri deh.
- Bila paspor sudah selesai, pastikan lagi nama, tanggal lahir dan keterangan diri kita tercetak dengan benar. Karena bila ada yang salah, kita harus menambah satu hari kunjungan lagi untuk meminta perubahan nama ini.
Oya, saat aku mengambil paspor, sudah terlihat papan elektronik nomor antrian terpasang. Hanya saja, hari itu belum digunakan. Mungkin untuk kedepannya, sistem antrian ini sudah berjalan.
Demikian lah, tip dan sharing pengalaman pengurusan paspor di Kantor Imigrasi Kelas I Cipinang. Memang sih, bila mengurus sendiri terasa pegal kudu bolak-balik sampai tiga kali. Tahun 2004 dulu saat aku menggunakan tenaga jasa imigrasi ini, pasporku bisa selesai dalam satu hari! Cukup dua kali datang, beres deh. Tapi kalau waktu anda longgar dan mau merasakan yang namanya antri, silakan urus sendiri. Para petugas di loket-loket cukup baik dan informatif kok.
Siang itu, aku pun berlalu sembari berkata dalam hati ‘See you again in the next 5 years, insyaAllah‘..















20 Maret 2009 15:14 at 15:14
wah… informasinya bermanfaat banget niy mas
sekalian nanya,, qira2 biaya pengurusan pasportnya baku atau tidak ya? standar 300rb-an disetiap kantor imigrasi
syukron,,
6 April 2009 7:47 at 7:47
Terima kasih untuk info pendaftaran onlinenya. Sangat membantu.
7 April 2009 11:46 at 11:46
Halo mas Oyi,
Saya sudah coba-coba pendaftaran onlinenya nih.
Tapi sewaktu upload dokumen2 seperti yang mas tulis, kok dibilang dokumennya tidak lengkap ya?
Mohon petunjuknya.
23 April 2009 17:22 at 17:22
haloo…
aku kemaren ngurus passpor dr ktr lewat agen gitu, trnyta pas di cek tgl lahir ku yg di hal 2 salah. Aku sudah bilang lgsg ke agennya pas poto, lalu di revisi di hal 4 oleh ktr imigrasi yg di cipinang dengan catatan dr dept imigrasi bahwa tgl lahir yg benar adalah di bawah ini..
and mereka menulis tgl lahir yg benar aku dengan tulisan tangan. lalu di cap dept imigrasi. Kalo ga salah halaman 4 itu untuk penambahan atau revisi.
bulan depan rencananya mau ke thai n malay, kira2 bermasalah ga yah pas di bagian imigrasi nya?
30 April 2009 16:05 at 16:05
setujuuu..
Informasinya bermanfaat banget nih Mas. Makasih yaaa. Aku baru tau kalo bisa daftar online. Point No. 3 itu maksudnya salah satu ya Mas? Akte kelahiranku hilang. Berarti bisa pakai ijazah terakhir atau surat nikah?
6 Mei 2009 10:48 at 10:48
waduh berguna sekali buat saya yang baru aja pulang dari kantor imigrasi bwt urus perpnjangan pspor.beruntung sy plng bwt ambil berkas2 yang hrs dibawa,karena sy pikir cukup pspor lama saja yg dibawa.msh dlm keraguan sy sempatkan buka compter untuk cr info di internet dan sampailah sy bc pengalaman anda..thx ya…
15 Mei 2009 8:06 at 8:06
Assalamu Alaikum Mas, saya Haady dari Makassar.. Rencana ingin membuat paspor, tapi malas untuk antri lama.. Hehehe, untung saya sempatkan bertax dengan Om Google dan sampailah saya ke “rumah” mas.. ^_^
Makasih ya infox, sangat bermanfaat bagi saya.. Sukses selalu buat mas, berkunjung ya ke blogQ..
27 Mei 2009 23:18 at 23:18
Mas, saya ingin daftar online tapi kenapa pas mengupload bbrp dokumen ga bs yah dgn keterangan bahwa coordinate out of bounds pdhal dokumen yg lainnya bs diupload dgn sukses dan saya sudah berusaha merubah ukuran dan sbgnya. trims.
16 Juni 2009 13:15 at 13:15
Makasih buat infonya,,
cuma mau berbagi pengalaman sedikit, sktr bulan feb kmren aku ngurus paspor di Manado. diruang tunggunya tunggunya sudah ada tulisan biaya paspor (baru) Rp. 270.000 tapi pas selesai wawancara, diberitahu oleh org yg mewawancara saya bahwa biayanya 600rb, saya kaget dan minta penjelasan, trus katanya 270rb itu yg harus dibayakan ke negara, trus sisanya adalah untuk keperluan administrasi.. kami melakukan tawar menawar dan akhirnya deal 450rb *klo ga salah inget* diluar biaya formulir pengajuan paspor 25rb.
yg bikin aku heran, ini sbnrnya kntor imigrasi atau pasar yah??!! ternyata bisa tawar menawar juga
jadi buat tmn2 yg ingin ngurus paspor jangan mau dibodohin sama petugasnya,.. carilah info2 yang jelas sebelum melakukan pengurusan.
Mas Oyi, makasih udah minjemin ‘lahan’
16 Juni 2009 15:51 at 15:51
Wah, lengkap sekli infonya.
Makasih y Pak, kebetulan aku lagi pgn buat paspor dan brdasarkan yg aku prnah denger, klo mau buat paspor mesti ke kntr imigrasi yg di karawang itu buat yg brdomisili di bekasi. Tapi setelah baca ini, jadi yakin deh ga perlu repot” ke karawang itu hehehe
Many thanks y Pak
18 Juni 2009 8:37 at 8:37
[...] buat buka multiply dan nyari” lagi, tanyalah aku ke mbah gugel dan nemu juga deh link ttg pngurusan paspor itu. Komplit lah info nya dari dua link itu dan besok rencananya mau ngurusin itu paspor. Semoga [...]
25 Juni 2009 8:54 at 8:54
Dear Oyi & Utami,
Infonya worth it banget, mudah2an kenyataan di lapangan gak jauh beda dgn pengalaman anda jadi kita patut dengungan SAY NO TIPS/CALO UTK URUS PASPOR he he he…oh iya untuk maya dan luffy mungkin tips ini bisa menyelesaikan masalah anda :
@maya : minimal dokumen yh hrs diupload ; ktp, kk, akte kelahiran/ijazah/surat nikah dan paspor lama(jika ada)
@luffy : saya mengalami hal yg sama coordinate out of bounds –> jawabannya coba format filenya di verticalkan(berdiri) jangan horizontal(tidur) pasti deh bisa muncul.
Okay guys have a nice day semoga bermanfaat
27 Juni 2009 12:19 at 12:19
Thanks om…
Saya mau bikin pasport minggu depan. Infonya sangat berguna. Saya juga tinggal di Bekasi, jadi lebih baik ke Jakarta Timur daripada ke Karawang.
Btw, saya kan pekerja freelance, berarti gak perlu surat rekomendasi dari kantor/atasan kan?
Thanks again om…
2 Juli 2009 21:53 at 21:53
website berguna banged nih. Tapi ada yang mau saya tanyakan, saya udah ngisi form permohonan passpor via online. Berapa lama untuk mendapatkan surat tanda terima yg harus di print dan dibawa ke kantor imigrasinya? Dicheck nya dimana yach? Saya mohon bantuannya. Terima kasih.
4 Juli 2009 2:56 at 2:56
@bodats: rasanya gak perlu surat rekom dari kantor, waktu isi pekerjaan masukan aja kolom lainnya…diisi freelance.
@dany:surat tanda terima pra permohonan langsung bisa dicetak setelah selesai pengisian semua.
Informasi biaya resmi paspor, ambil formulir Rp. 5.000,- Meterai Rp. 6.000,- buat Surat Pernyataan dan Rp. 270.000,- untuk setor ke Kasir Imigrasi.
Semoga bermanfaat bro!
9 Juli 2009 15:32 at 15:32
Mo tanya dunks,
gimana cara mendownload tanda terima permohonan passport online karena saya cari di situsnya tidak ada menu tanda terima permohonan.. setelah saya isi semuanya hanya ada no.permohonan saja..
Terima kasih
16 Juli 2009 18:42 at 18:42
Wah, info bagus nih. Untuk paspor lama, yang discan apanya? Info biodata aja, atau termasuk semua informasi di kertas-kertasnya?
terima kasih
7 Agustus 2009 9:47 at 9:47
Wah thx Banget nih Info nya. Ada yang tau ngga bedanya paspor 24H perorangan dengan paspor 48H perorangan
8 Agustus 2009 4:31 at 4:31
Terima kasih infonya. passport nya yang di scan halaman brapa ya? passport saya expired nya bulan februari 2010 tapi saya mau perpanjang bulan agustus 2009 ini. bagaimana caranya terus syaratnya apa? tolong pendapatnya.
15 Agustus 2009 6:17 at 6:17
Thanks infonya. Pencerahannya sangat berguna.Mudah-mudahan dapat dihitung menjadi ladang amal buat anda sekeluarga.Amin.
20 Agustus 2009 16:37 at 16:37
maaf mas, saya mau tambah nanya nih. setelah semua diupload berhasil, lalu saya klik lanjut kok bukan tanda terima tapi tulisan verifikasi dg tanda kursor bekedip-kedip saya harus tulis apa ya?
23 Agustus 2009 1:51 at 1:51
Saya ini bingung dengan keadaan paspor indonesia
paspor 48 halaman.
Kalau saya punya rencana cuma mau ke luar negeri 1-2 kali saja dalam waktu lima tahun ke depan ( saya bukan orang kaya), bukankah penerbitan paspor itu mubazir ?
28 Agustus 2009 14:15 at 14:15
mas, makasih ini membantu banget..sama..aku juga bekasi tapi terlalu jauh kalo harus ke karawang..tadi aku coba masuk ke layanan online paspor di ditjen imigrasi kok nggak bisa ya mas? katanya not found..btw pindah browser itu maksudnya apa? aku tadi buka dengan internet explorer, udah berkali2 tapi tetep nggak bisa…apa mas bisa bantu?
10 September 2009 12:47 at 12:47
kalau KTP saya bekasi..saya bikin di mana ni paspor nya???…kasih tau dunk alamat nya..balas aja ke HP saya 085216180780…tks
3 Oktober 2009 14:30 at 14:30
kalo KTP saya luar kota, tapi mau bikin paspor di Surabaya bisa ga ya? Tapi kok ga ada Kanim Surabaya?
Pas mau scan ktp, dll apa harus perhatikan dpi ato ukurannya? Kalo urus, harus bawa berkas asli ya? Soalnya KK dan akta kelahiran ada di rumah luar kota.
Enaknya gimana ya?
6 Oktober 2009 23:07 at 23:07
makasiy banyak untuk infonya..
btw,bagi tips menolak secara halus “calo” supaya gak tersinggung..
7 Oktober 2009 15:37 at 15:37
Mas mo nanya jg neh.
Waktu kita ke kantor imigrasi sekalian disuruh bawa pass photo ga sih?tq
13 November 2009 18:41 at 18:41
Tanya dunk mas,
suamiku mau ngurus pasport tp butuh cepet,urgent, bisa ngga ya kalau sehari jadi?
thanks ya infonya.
17 November 2009 10:31 at 10:31
[...] Bedanya paspor 24H perorangan dengan paspor 48H perorangan bedanya [dulu] diharga dan jumlah halamannya saja. selebihnya tak ada. sekarang paspor 24 halaman sudah tidak ada, tinggal yg 48 halaman. kalau tidak salah yaa.. [...]
25 November 2009 17:27 at 17:27
halo mau nanya nih , kalau nomor passport yang lama sama ngga ama no yang baru ? soalnya saya butuh nomor passport lama buat ngurus sesuatu
thanks ya
27 Desember 2009 14:17 at 14:17
mas Great Info n Forum tanya jawab yg baik sekali, mas mau tanya nih jangka waktu masa berlaku pasport 48h brp lama ya? thanks Before
6 Januari 2010 22:36 at 22:36
Wah,info yg menarik. Sy mw ty,sbntr lg sy ada urusan dinas dr kantor untk ke luar negeri. Semua urusan paspor dn visa,diurus o/ perushaan sy. Bgian yg mengurusi paspor diperusahaan sy ini bgg krn nama ortu di akte dn ijazah sy adlh nama ayah kndg sy. Dan nama kpl keluarga sy di KK adlh nama ayah tiri sy. Krn sjk balita,ibu dn ayh kndg sy sdh bercerai dan sypun ikt serta ibu dn msklah sy kedlm KK dgn kpl keluarga ayah sy yg br. Itu ngaruh gak sih untk pengurusan paspor. Mohon penjelasannya. Terima kasih
11 Februari 2010 14:07 at 14:07
terimakasih Pak Oyi infonya… kebetulan banyak temen kantor yang heboh bikin passport (baru atau bikin ulang) karena mau piknik ke LN tapi maunya ngirit juga…. urus sendiri ternyata biayanya jauh lebih murah dibanding pakai jasa yang bisa sampai Rp. 850 ribu…
12 Februari 2010 14:54 at 14:54
Pak Oyi,
Terima kasih atas informasi yang telah Bapak bagikan buat kita semua, ini sangat berguna.
Mohon bantuan dan petunjuknya :
Hari ini saya mencoba Layanan Paspor Online, tetapi pada akhir pengisian data dan verifikasi kode. Ada muncul tulisan tersebut : ” Errors were encountered when compiling report expressions class file. 3 errors”.
Terima kasih
26 Februari 2010 15:52 at 15:52
Terima kasih infonya ^^
SAya mau tanya apakah saat Kunjungan pertama & Ketiga itu bisa dwakilkan org lain?
27 Februari 2010 21:24 at 21:24
Pak Oyi, terimakasih atas informasinya mengenai pembuatan parpor, tapi ada pertanyanya dari saya apakah ada masalah
nantinya apabila penulisan nama yang tertera di KTP/KK dengan akte kelahiran/ijazah ada perbedaan, misalnya :
pada akte lahir/ijazah (Blasius Angga Kusuma Putra) sedangkan di KTP/KK (Blasius A. Kusuma Putra) mungkin saat pengurusan KK (di kecamatan, ada singkatan nama)…
Apakah jadi masalah di kemudian hari, terdapat perbedaan penulisan nama itu ??? mohon dibantu jawabannya ya pak.. Terimakasih
29 Maret 2010 15:21 at 15:21
thx om infonya.
kebetulan saya juga dari Bekasi dan paspor sudah mau kadaluwarsa.
karena belum tahu alamat di Karawangnya saya browse ke website Ditjen Imigrasi, tetapi saya tidak menemukan alamatnya.
dari nomor telepon yang ada di kanim Jakarta Timur dan Jakarta Selatan @ 2 nomor saya coba telepon tapi 4 4 nya tidak ada yang mengangkat.
ternyata masih seperti yang dulu2 juga ya, punya website hanya sebagai formalitas. punya nomor telepon tapi tidak ada yang menjawab.
tadi pagi saya kirim email ke customer online, sampai saya nulis ini [15.20] email saya belum dijawab.
itulah Indonesia…..
sambung menyambung menjadi satu
tapi gak jelas maunya apa . . .
wassalam.
29 Maret 2010 15:32 at 15:32
matur nuwun Om.
selamat beraktifitas.
wassalam.
31 Maret 2010 3:00 at 3:00
assalamu’alaykum wr wb,
mas oyi, saya sudah coba daftar online. menurut statusnya, sudah selesai. tapi saya tidak bisa (tidak tahu caranya) men-download tanda terima pra permohonannya… Mohon bantuannya. terimakasih…
wassalamu’alaykum wr wb
31 Maret 2010 4:09 at 4:09
Infonya sangat membantu sekali mas.
btw aku mau tanya, saya domisili di bekasi, otamatis ktp juga bekasi, tp saya tinggal di rumah nenek saya dijakarta selatan, pertanyaan saya apakah saya bisa memperpanjang passport di kantor imigrasi wilayah jakarta selatan?
terima kasih mas oyi sudah share pengalamannya.
31 Maret 2010 8:49 at 8:49
aduh , , aku nyobain kok buntutnya verifikasi ya ??
aku pengen maki maki orang nih jadinya cz langkah terakhir yang mas bilang(dapet tanda terima permohonan) cuma ada tulisan verifikasi, ,apa gara gara aku cuma uplod 3 surat penting ya?? emang aku punyanya cuma itu doang si mas , , ada solu ga mas ??
tapi emg infonya helpfull bgt , ,
14 April 2010 14:45 at 14:45
Very informative! thank you!
7 Mei 2010 15:55 at 15:55
Dear Mas Oyi,
wah ternyata mas termasuk yang beruntung bisa menggunakan situs imigrasi tanpa ada glitch. Saya cuma bisa lewat sampai lembar isian permohonan (halaman sehabis pra permohonan button di click), habis isi, klik lanjut dan……stuck. saya coba lagi dan lagi. tetep, stuck.
oh well shouldve known better. Online application disini? mungkin bisa lancar di era yang lain, bukan sekarang
18 Mei 2010 4:25 at 4:25
arti kata 24H perorangan dan 48H perorangan dan splp
18 Mei 2010 15:29 at 15:29
Hi Mas Oyi, Sebenernya saya merasa sangat terbantu dengan blognya mas oyi, karena sangat informatif tanpa menggurui. Sayang kalau dihapus. Blognya mas saya jadikan acuan utk temen2 saya yang mau urus paspor, paling tidak untuk informasi bahwa sudah ada usaha dari pemerintah untuk menjadikan pekerjaannya lebih efisien. Sayang tidak terurus, but they meant well. Tapi saya juga kasih link ke temen2 mengenai pengurusan paspor yg manual. Karena baik online maupun ga, toh proses administratif, antri ambil nomor, foto dan sidik jari tetap sama
.
Mungkin jangan dihapus, mas. Tapi bisa ditambahkan warning diatasnya bahwa sepertinya situs imigrasi sudah tidak berjalan selancar waktu2 sebelumnya. Jadi maaf kalau proses online terganggu dan tidak sesuai seperti dengan pengalaman yg dituliskan di blog.
Mungkin begitu kali ya?
Keep blogging, mas!! U’re helping a lot of people!
cheers,
19 Mei 2010 19:06 at 19:06
Terima kasih mas sharingnya..saya juga tadinya bikin di karawang..ternyata sekarang bisa dimana saja ya..trims
29 Juni 2010 12:09 at 12:09
Terima kasih informasinya, sangat bermanfaat buat saya yang lagi mau mengganti paspor lama secara online.
Saya sudah mencoba daftar secara online, setelah mengisi semua data dan saya klik ‘lanjutkan’, screennya tidak berubah sama sekali. Selain itu, saya tidak melihat ada menu untuk upload lampiran2 yang diperlukan.
Apa karena utk browsing saya menggunakan Safari untuk Mac, bukan Internet Explorer? Sebab ada web2 tertentu yang seperti itu. Mohon infonya ya. Thanks.
23 Juli 2010 13:44 at 13:44
Mas mo tanya,
klo kita ngecek status permohonan paspor scr online untuk tau paspornya dah bisa diambil apa ya?
aku liat klo status permohonanku “serahkan paspor”
apa ini berarti parpor dah jadi dan siap diambil?
Thanks
23 Juli 2010 16:47 at 16:47
Salam knal mas,..terima kasih atas info yang berharga ini dan moga memberikan mamfaat untuk semua
1 Oktober 2010 15:26 at 15:26
klo yg belum menikah persyaratanya apa aja ya????
2 Oktober 2010 7:38 at 7:38
mas, mau numpang tanya juga
kalau mahasiswa berarti cukup KTP, KK, Akta Kelahiran saja ya?
Saya KTP Jawa Timur, dan sekarang di cikarang. Bisa khan mengurus langsung disini? untuk cikarang, kanim terdekat dimana ya?
Terima kasih atas respons nya
8 Oktober 2010 16:41 at 16:41
Makasih atas infonya, sangat berguna sekali.
Dalam waktu dekat saya mau keluar.
Saya tinggal di Bekasi dan berarti bisa ke Jakarta timur ya..hehehe
24 Oktober 2010 19:07 at 19:07
mas,
mau nanya kalo saya mau buat paspor baru, tapi paspor lama saya hilang,.mereka bakal ngecek ga sih data paspor lama kita?kalo dicek, sampe paspor tahun berapa yang dicek??
mohon bantuannya ya mas…
Thanks
30 Oktober 2010 7:47 at 7:47
Assw mas
saya mau tanya
saya juga tinggal di bekasi, tapi saya ingin membuat paspor di Jaksel, kbetulan kantor imigrasi Jaksel dekat dgn kantor sya, apakah itu dimungkinkan ??
kemudaian yang kedua, saya memekai jilbab, apakah sampai sekarang masih dipermasalahkan untuk wanita berjilbab harus melepas jilbabnya untuk berfoto ? untuk masalah itu saya masih agak bimbang.
Mohon bantuannya mas
Terima Kasih
19 November 2010 10:50 at 10:50
Mau tanya dong, saya sudah upload online dan sudah dapat barcode no registrasi online, tapi kalau kita click “STATUS PERMOHONAN” di website http://www.imigrasi.go.id tulisannya ” ” alias tidak ada status permohonan.
Apa memang begini & kita harus pergi sendiri ke Imigrasi? Makasih
24 November 2010 14:19 at 14:19
kalau hilang passport nya lama ya bikin nya, harus ke pengadilan dulu?
saya ada passport nya yang lama bgt, yang perpanjang 2 tahun lalu hilang.
atau bikin baru aja ya?
mohon saran nya.
18 Desember 2010 19:51 at 19:51
assalamu’alaikum,salam kemal,wah….makasih banget ya mas atas informasinya.awalnya aku tidak tau sama sekali gimana cara mengurus paspor dan kemana aku akan perg mengurusnya.trima kasih banyak ya mas
3 Januari 2011 15:03 at 15:03
Assalamualaikum,
Mas..sy mw perpanjang pasportnya,dan sy sdh engisi formnya secara online…tapi kok pas mau ketahp berikutnya untuk LANJUT tdk ada respon apa2?kenapa ya….trims.
13 Januari 2011 15:44 at 15:44
Met sore Pak ,
Thanks infonya, mau numpang nanya nih, saya sudah mengisi permohonan online, trus sudah mengambil nomor antrian dan disuruh kembali 4 hari lagi. Tapi pada saat mengisi permohonan online & formulir saya cantumkan paspor 24 halaman, nha saya tadi baru liat2 lagi ternyata yang 24 halaman sekarang hanya untuk TKI. Apakah perubahan permohonan bisa dilakukan pada saat wawancara?
22 Januari 2011 7:23 at 7:23
Terima kasih infonya… sangat membantu saya, terutama info tentang pengurusan parpor gak harus di Kerawang (bisa di Cipinang).
Btw, kira-kira biaya pengurusannya apakah sama, atau sudah ada kenaikan ya? Mohon infonya.
Terima kasih banyak ya mas…
22 Januari 2011 9:27 at 9:27
assalamu alaikum wr.wb.
mas saya mau tanya, rencana bulan ini saya akan buat paspor,( mendadak )tapi ktp saya bermasalah dengan photo nya, yaitu photo di ktp pudar ( kualitas ktp masa kini jelek )yang saya tanyakan klo pembuatan paspor terus photo pada ktp saya pudar bermasalah tidak?
terima kasih.
29 Januari 2011 19:55 at 19:55
Assalamu saialaikum mas, saya mau tanya mengenai pendaftaran online, saya sudah mendaftarkan diri secara online sampai selesai pd tgl 28 Januari 2011,tetapi kok sampai sekarang saya belum dapat tanda terima pendaftaran,padahal proses permohonan pendaftaran tdk ada masalah,saya hanya diberi nomor urut pemohon,kira-kira kenapa ya?jika saya langsung datang ke kantor imigrasi tujuan apakah data – data yang saya kirim sudah terdaftar disana cukup dengan menunjukan no pemohon?
terimakasih
30 Januari 2011 12:03 at 12:03
Mas Oyi, thanx bwt post ny meski udh lma tpi brguna bgt, aq mau nnya dunk, ud prnh ngurus paspor atw dokumen keimigrasian lainnya di kantor imigrasi yg di kuningan blum (ditjenim) trus klo iya rsanya gmna? mhon di share pngalamannya,,,
31 Januari 2011 16:34 at 16:34
sma2 mas Oyi, btw sbnarnya sieh aq btuh bbrpa informan yg prnah mngurus paspor or dokumen keimigrasian lainya di kanim bwt kprluan skripsi gtu,,,,slnya kurg informan, klo aq jdiin mas oyi informan ny qra2 brsedia gk nie??? thanx sblumnya,
wass,
vienna
22 Februari 2011 1:28 at 1:28
numpang tanya paspor lamanya ditahan imigrasi ga?
Boleh diminta lagi ga? Maksudnya dipersulit waktu kita minta?
Kan paspor lamanya ada banyak koleksi pisa hehe jadi sangat berguna untuk apply pisa laen,.
thanks
28 Maret 2011 13:02 at 13:02
assalanmualaikum,saya mau tanya ade sepupu pernah buat paspor tahun kemarin dan dia pergi kemalaysia ditawarin kerja tapi setelah sampai sana ternyata kerjaan tisak sesuai pas dia mau pulang ke medan ternyata cap melancong habis (karna waktu melancong 1 bln)karna dia panik akhirnya dia pulanbg lewat jalur yang tidak resmi(jalan belakang) yang jadi masalah na sekarang dia mau ke pergi ketempat yang sama tapi dia takut karna dia tidak punya cap keluar,sampai saat ini paspor hidup lagi,apa yang harus dilakukan ade sepupu saya sekarang supaya dia bisa pergi keluar negri.
2 Mei 2011 11:25 at 11:25
huhhuhu seperti menemukan padang oasis di padang pasir, infonya sangat membantu,, dari kemarin lg bingung posedur pembuatan pasport,, thank’s a lot anyway
soalnya ini yang pertama kali, btw kl KTP gw Malang mau buatnya di Jakarta bisa nggak yah? soalnya skrg tgl di Jakarta
23 Juni 2011 3:36 at 3:36
kenapa setelah saya menyelesaikan syarat – syarat yang ditunjukkan
Print out Tanda Terima Pra Permohonan nya gak ada saya terima.
mohon bantuannya,
terima kasih.
23 Juni 2011 3:38 at 3:38
mohon bantuannya dan kalau berbaik hati kirim saya kejelasannya lansung ke email saya fido_sky@yahoo.com
saya nantikan jawaban dari saudara
sekali lagi saya ucapkan
terima kasih.
29 Juni 2011 21:37 at 21:37
alhamdulillah terima kasih atas informasinya…kebetulan saya punya passport yang masa berakhirnya pertengahan tahun depan..tetapi kebetulan saya mau melanjutkan studi ke luar (sponsor). nah saya perlu memperpanjang masa berlaku sampai minimal selesai studi. Dengan informasi ini akan saya coba. Saya coba daftar online dulu, jadi saat memperpanjang bisa lebih cepat..sekali lagi, terima kasih ya mas.
8 Juli 2011 7:49 at 7:49
Asmkm. Mas, mau nanya nih…gmn caranya jika paspor hilang dan pada saat pulang ke indonesia dulu tidak melapor di imigrasi LN dan imigrasi Indonesia bahwa telah keluar . Dan jika paspornya sdh mati dan mau ambil lagi, apakah akan dipermsalahkan? mohon di bls di no.ini 085 255 286 046. Syukron
6 Oktober 2011 21:08 at 21:08
saya juga punya pengalaman ngurus paspor bukan perpanjang tapi hilang di imigrasi surabaya, ga ribet asal persyaratan lengkap bisa buka di:
http://diarysivika.blogspot.com/2011/09/paspor-hilang.html
11 Desember 2011 3:22 at 3:22
alhamdulillah ya, sesuatu bngt artikelnya..
mksh bnyk mas untuk postingan dan sesi tnya jawabnya..
bnyk baca, bnyk tau.. smoga ilmunya manfaat untuk newbie sprti saya..
Cheers
19 Desember 2011 13:48 at 13:48
trims mas atas infonya. ternyata birokrasi indonesia beluam ada perubahan ya. walaupun sekarang sedikit lebih baik. maju terus bangsaku!
9 Januari 2012 15:41 at 15:41
makasih, informatif banget deh ulasannya. saya juga mau bikin paspor dalam waktu dekat. mau nanya, kira2 isi wawancaranya apa saja? terimkasih
28 Januari 2012 17:23 at 17:23
Terima kasih infonya…
Saya mahasiswa dan akta kelahiran asli saya hilang, hanya ada fotokopiannya…
Jika saya mengurus passport hanya dengan menggunakan KTP, KK, dan Ijazah SMA saja bisa tidak?
di persyaratannya akta lahir/ijazah, jadi boleh kan salah satu?
Terima kasih banyak, mohon bantuannya
12 Februari 2012 20:18 at 20:18
mas mau tanya neh saya dulu punya passpor tahun 2004 waktu itu saya mau pergi ke jepaang , karena gagal ngurus ijin visa nya, passport saya dibawa pengurus visa. sampe sekarang belum d kembalikan pada saya. orgnya sudah pergi entah kemana. sudah saya cari tidak ketemu org nya. karena passport saya d bawa org yang mengurus visa saya dulu, saya harus bagaimana untuk mengajukan pembuatan pasport..? . tahun ini saya mau ngajukan pembuatan passport. saya membuat baru ato melapor kalo passport saya hilang..? denger2 soalnya tahun 2004 bebas denda alias pembuatan baru
11 Februari 2013 10:58 at 10:58
askum…setelah baca ini saya sudah memahami, tolong dibantu, masa berlaku passpor saya sudah habis dan rencana mau bikin baru untuk jalan-jalan, tetapi masalahnya dulu bulan lahir saya dicetak salah. yang seharusnya di semua dokumen asli 17 September 1991 di cetak 17 Juni 1991, itu bagaimana? mohon infonya bila mengetahui…terimakasih
21 Maret 2013 19:46 at 19:46
Aku mau tanya, sebenarnya kelengkapan buat passport uda siap uda bayar juga sebesar 255rb, cuma wktu itu tinggal foto n wawancara aja, berhub antrian panjang n ijin kerja dibatesin sampe jam 2, akhirnya aku batalin untuk antri. Tapi sebelumnya aku uda tanya ke bagian informasi kalo untuk foto n wawancara apa bisa di lanjutkan besok dg hanya mengantri utk foto dan wawancara, tetapi petugas itu blg kalo ga bisa hari ini maka apa yang uda aku bayar n aku urus hari itu hangus, alias aku harus memulai dari awal dan melakukan pembayaran ulang lagi. Apakah memang seperti itu peraturannya sekarang? Mohon advis saja mas Thank u sebelumnya by shanty dari sby