Selamat Shaum Ramadhan 1429H
27 Agustus 2008 12:00

JAKARTA – Maha Suci Allah SWT yang telah menganugerahkan kepada kita nikmat iman dan Islam, kesehatan dan nikmat usia panjang sehingga tak terasa Bulan Suci Ramadhan kembali hadir menemui kita.
Rasanya baru kemarin selesai berbenah-benah di Musholla Baiturrahim, satu-satunya musholla yang berada di RW kami, menyiapkan para tamu Allah untuk beribadah di dalamnya, Alhamdulillah sekarang sudah datang lagi bulan yang penuh ampunan ini.
Banyak diantara keluarga maupun teman kita yang Ramadhan tahun lalu masih bersama kita, sekarang sudah tidak bisa lagi menikmati. Allah telah mencabut nikmat shaum, tarawih, dzikir, shodaqoh dan zakatnya yang semoga diganti dengan nikmat yang jauh lebih nikmat di alam barzah sana, buah dari tawakal dan istiqomahnya menjalankan ibadah-ibadah yang disyariatkan dan disunnahkan untuk dilakukan di bulan suci ini, insyaAllah.
Berkaca pada hal itu, sudah sepantasnya untuk menjadikan Ramadhan ini bagaikan Ramadhan terakhir bagi kita. Tidak ada jaminan untuk bertemu lagi dengan Ramadhan, bukan yang tahun depan, yang dalam hitungan jari ini saja kita belum tentu.
Selamat menunaikan ibadah shaum, saudaraku. Mari sambut Ramadhan dengan suka cita, menjalankan segala ibadah di dalamnya dengan ikhlas dan tawakal serta bertekad untuk menjadikan Ramadhan ini ibadah Ramadhan yang terbaik yang pernah kita lakukan.
Semoga Ramadhan dapat menjadi bulan Tarbiyah bagi kita dan Allah menjadikan kita orang-orang yang bertaqwa, amin.
Belajar Mengaji Lagi
5 Agustus 2008 21:46
JATIMAKMUR – Sudah dua pekan ini aku mengikuti Tahsin di LTQ Yayasan Islamic Centre Iqro’ Pondok Gede, sebuah tempat yang dulu mempertemukanku dengan seorang Murabbi. Sejatinya sudah pengen ikutan sejak awal tahun 2008 ini namun kala itu telat mendaftar. Baru pada semester ini saat pendaftaran dibuka, alhamdulillah bisa masuk dalam daftar peserta.
Bacaan dimulai dari A Ba Ta Tsa lagi. Serius. Mengaji yang kali pertama belajar saat SD dulu di Bontang, kali ini hadir dengan pendekatan yang jauh berbeda. Peserta tahsin ini pun bukan mereka-mereka yang buta Al Qur’an, sama sekali bukan. Bahkan ada yang sudah hafal 2 juz, tetap harus belajar dari awal karena pengucapan dan letak pelafalan huruf Al Qur’annya yang salah.
Pernikahan Adikku Sayang
5 Agustus 2008 11:10
JATIBENING – Akhirnya, adik bungsuku Chita menyudahi masa lajangnya dengan menerima pinangan Bona, teman kuliahnya di UI, pada tanggal 26 Juli 2008 yang lalu. Chita, juga adik perempuanku yang lain – Wiwiek, berbeda agama denganku. Jadi saat pemberkatan nikahnya di gereja HKBP Cibubur, aku pun tak bisa menyaksikannya.














