Memanfaatkan Ruksyah
11 Maret 2008 21:52
JAKARTA – Perjalanan satu pekan ke Nanggroe Aceh Darussalam yang lalu meninggalkan satu kenangan tersendiri. Bermula dari pengajian rutin tiap Ahad di Musholla Baiturrahim sepekan sebelumnya, Ustadz Syahruddin mengingatkan kembali satu sunnah Rasulullah yang seharusnya dimanfaatkan bagi seorang muslim yang melakukan perjalanan (safar).
Bukannya aku tidak mengetahui sunnah itu, namun sebelum memanfaatkan secara maksimal ‘fasilitas keringanan’ atau sering disebut ruksyah, hampir tidak pernah aku memanfaatkannya. Yang sering aku manfaatkan adalah keringanan saat sedang dalam perjalanan, yaitu saat kita sedang berkendara menuju tempat tujuan. Bila telah tiba di tempat tujuan, keringanan yang seharusnya membantu kita memaksimalkan ibadah dan pekerjaan, malah sengaja tidak dimanfaatkan. Untuk kali pertama, sepekan safar di provinsi ini aku memanfaatkan ruksyah ini secara keseluruhan.














