5 Tanda Orang Bertaqwa – Dari Tahajud & Tausiyah di Al Jabbar

12 Mei 2007 9:06

JAKARTA – Akhir bulan lalu di Masjid Al Jabbar Jatibening Estate, kembali diadakan Tahajud & Muhasabah yang dipimpin oleh Ustadz Komaruddin Cholil dari Daarut Tauhiid Bandung. Kang Komar -begitu biasa kami menyapanya- adalah mantan Kepala Rombongan (Karom) Kelompok 3 Haji DT 1426H yang kami ikuti. Saat ini beliau masih aktif sebagai Kepala Divisi Pelatihan Yayasan Daarut Tauhiid Bandung.

Adalah suatu kebetulan yang menyenangkan ketika pertama kali mendengar kabar kang Komar diundang oleh pengurus taklim Masjid Al Jabbar untuk mengimami sholat Tahajud berjamaah dan memberikan tausiyah ba’da sholat subuh pada hari Sabtu terakhir tiap bulannya. Mengapa disebutkan kebetulan yang menyenangkan karena Masjid Al Jabbar terletak di seberang komplek perumahan kami dan kami pun awalnya tidak mengenal sama sekali dengan pengurus Masjid Al Jabbar tersebut. Jadilah kami anggota ‘sisipan’ majelis taklim tiap bulannya dan alhamdulillah para pengurus dan jamaah sangat membuka lebar tangannya untuk menyambut kehadiran diri ini di acara itu.

Sabtu kemarin, kang Komar ternyata menginap di Masjid Al Jabbar. Ini dikarenakan bulan lalu beliau absen karena terlambat bangun untuk pergi ke Bekasi. Maklum, kang Komar yang super sibuk ini tinggal di Bandung dan untuk pergi ke Bekasi minimal harus menempuh waktu 2 jam.

Ada yang sempat aku catat waktu menghadiri muhasabah dan tausiyah kang Komar sabtu kemarin. Salah satunya adalah 5 Tanda Orang Bertaqwa menurut Syaidinna Usman bin Affan:

  1. Tidak suka bergaul kecuali bergaul dengan orang-orang yang sholeh/sholehah, yang menjaga lisannya.
    Seperti penggalan lagu Tombo Ati, salah satunya adalah bergaul dengan orang-orang sholeh karena kita akan mendapatkan banyak dakwah, masukan, kritik yang membangun dan ketenangan bila mendapatkannya dari orang-orang yang hanya mengucap kebenaran.
  2. Jika mendapat musibah duniawi, ia menganggapnya sebagai ujian dari Allah SWT.
    Salah satu yang mengangkat diri kita di mata Allah adalah lulusnya kita dari ujian yang diberikanNya. Ujian bukan hanya yang bersifat bala musibah, namun kenikmatan dalam hidup ini adalah ujian yang lebih besar. Bila diberikan musibah orang lebih mudah ingat kepada Allah namun saat diberi ujian kenikmatan, saat itulah Allah benar-benar sedang menguji kita.
  3. Jika mendapat musibah dalam urusan agama ia akan sangat menyesalinya.
    Teringat cerita Syaidina Umar bin Khattab yang ketinggalan satu rakaat shalat Ashar di Masjid hanya karena beliau sedang asyik berada dalam kebun kurmanya. Mengetahui dirinya telah tertinggal satu rakaat dalam berjamaah, Syaidina Umar pun begitu menyesali perbuatannya sehingga kebun kurma yang dianggap sebagai penyebab musibah itu akhirnya dijual.
  4. Tidak suka memenuhi perutnya dengan makanan haram & tidak sampai kenyang.
    Ini merupakan manifestasi dari sabda Rasulullah yang berbunyi ‘Makanlah sebelum engkau lapar dan berhentilah makan sebelum kenyang‘. Sungguh suatu perintah yang seakan-akan mudah dilaksanakan namun saat mempraktekannya dalam kehidupan sehari-hari betapa sulitnya melakukan hal itu. Dari sinilah bentuk ketakwaan seorang mukmin dibentuk.
  5. Apabila memandang orang lain, orang itu lebih sholeh dari dirinya. Tapi bila memandang diri sendiri, dirinya adalah orang yang penuh dosa.
    Nampaknya banyak diantara kita, apalagi yang telah diberikan hidayah dari Allah berupa kenikmatan dalam beribadah, kemudahan dalam bertahajud, keringanan dalam berpuasa sunah atau keindahan dalam melantunkan ayat-ayat Al-Qur’an, mudah menganggap dirinya lebih sholeh dibanding lainnya. Padahal sikap merendah adalah salah satu yang dianjurkan oleh Rasul. Belajar tawadhu’ dan senantiasa melakukan amal ibadah tanpa membandingkan dengan orang lain adalah start yang baik untuk meningkatkan kualitas ketakwaan diri.

Sebelum mengakhiri tausiyah subuh kala itu, kang Komar juga memberitahukan ada 4 waktu yang tidak boleh disia-siakan, yaitu:

  • Waktu untuk bermunajat
    Setiap saat, bahkan saat mau tidur pun disunnahkan bertasbih, berzikir atau membaca Kalamullah. Bila kita tertidur saat kita sedang bermunajat, insya Allah kita dianggap sedang berdoa selama kita tidur, subhanallah.
  • Waktu untuk meminta maaf dan berterima kasih
    Tanpa pernah tahu kapan kepulangan kita ke Illahi Robbi, manfaatkan waktu yang ada untuk meminta maaf atas segala kesalahan kita dan berterima kasih kepada siapa-siapa yang telah membantu kita dalam hal apapun. Terutama bagi yang masih memiliki orang tua, sekarang juga kirim doa dan hubungi mereka, ucapkan maaf dan terima kasih atas segala yang telah mereka lakukan kepada kita.
  • Waktu untuk mengevaluasi diri
    Bertafakur, mengingat-ingat kembali dosa yang pernah dilakukan dan berjanji untuk tidak melakukannya kembali adalah perbuatan terpuji. Kadang dengan seringnya kita mengevaluasi diri kita, apa-apa yang menjadi kekurangan maupun kelebihan dalam hidup ini, dapat menjadikan modal yang berharga untuk masa depan.
  • Waktu untuk beramal sholeh
    Tidak perlu menunggu tanggal gajian, seberapapun yang kita miliki saat melihat ada yang sedang membutuhkan, mari ulurkan tangan. Allah akan melihat sekecil apapun amal ibadah kita dan akan menggantinya berlipat ganda apabila keikhlasan ada dibalik perbuatan kita membantu sesama.

Alhamdulillah, sepulangnya dari Al Jabbar, kang Komar bersedia meluangkan waktunya untuk mampir ke rumah kami. Namun kedatangan yang mendadak ini nampaknya kurang bisa diantisipasi oleh Utami yang kebetulan berhalangan untuk bertahajud di Al Jabbar. karom-di-rumah.jpg

Awalnya, aku menawari kang Komar untuk sarapan pagi. Beliau dan dua orang temannya pun mengikutiku pulang. Sampai di rumah, ternyata LPG sedang habis dan pagi itu tabung yang terisi ngadat pula tak mau menyala. Alhasil, kang Komar dan rombongan hanya menyeduh teh hangat dan snack ala kadarnya. Rencana untuk sarapan bersama pun buyar karena beliau harus segera kembali ke Bandung untuk mengisi jadwal kegiatan berikutnya.

Duh malunya!

35 Responses to “5 Tanda Orang Bertaqwa – Dari Tahajud & Tausiyah di Al Jabbar”

  1. albani Says:

    saya senang apa yg disampai kan di atas..

    mudah2an saya jg bs mendapat tentang cerita di atas..

    amiin yaa Rabbalalamin. jazakallah kunjungannya akhi..

  2. sigit budi Says:

    assalamu’alaikum

    afwan al-akhi oyi.tulisan ini insya Alloh bisa membuat kita beramal dengan dengan baik sesuai dengan alQur’an dan asSunnah

    afwan juga saya potong karena tidak berhubungan dengan artikel diatas.

  3. nyam2 Says:

    mudah2an menjadi bekal menempuh kehidupan dunia sesuai alquran dan assunnah. amin

    amin ya Rabbalalamin..
    jazakallah doanya akhi..

  4. Farid Says:

    Akhi oyi, bagaimana caranya mengajak kang komar mampir di rumah ? kenal akhi ?

    alhamdulillah kang komar adalah karom (kepala rombongan) kelompok kami waktu berhaji dulu di tahun 1426H, jadi secara pribadi saya pun mengenal baik beliau.

    waktu kang komar berkunjung ke rumah, memang jatah saya menjadi tuan rumah untuk silaturahim kelompok haji, jadi bertepatan dengan jadwal beliau bermuhasabah di masjid baitul jabbar jatibening pagi itu. sayang karena kesibukan beliau, muhasabah di masjid baitul jabbar sekarang untuk sementara berhenti dahulu.

  5. Ane Says:

    Assalamualaikum…

    Salam kenal abi/umi…

    Senang sekali bisa menemukan blog abi/umi…ane menemukan blog ini karena sedang mencari tausiyah yang bagus untuk disampaikan dalam kelompok pengajian.

    Tausiyahnya bagus sekali, karena itu ane ijin untuk bisa mengcopi untuk disampaikan di kelompok pengajian ane.
    Bolehkan?????

    Terima kasih banyak ya abi/umi…semoga qt bisa selalu menjadi hamba Allah yang selalu bermanfaat bagi sesama..

    wa’alaikumussalam ukhti,
    kami lebih senang lagi menerima pesan seperti ini. silakan, semua tulisan di blog kami adalah public domain, memang itu tujuan kami men-share apa yang kami punya. tentu senang sekali bila dapat bermanfaat bagi sesama muslimin.

    salam untuk kawan-kawan di pengajian ukhti, semoga selalu dalam lindungan Allah SWT, amin.

  6. Rozy Says:

    Assalamu’alaikum wr wb,

    Alhamdulillah,

    Terima kasih atas artikelnya Mas Oyi & Mbak Utami :)

    Salam silaturrahim..

    wa’alaikumussalam,
    sama-sama akhi, mohon maaf telat sekali membalas pesan akhi. semoga bermanfaat.

  7. Shila Says:

    assalamualaikum wr wb.

    Semoga akhi sekeluarga selalu di limpahi rahmat karena uda berbagi ilmu. kalo blh request muat ttg artikel bgm cara menata hati,coz aq msh suka protes ma Allah kalo kdg2 ada temen laen yg lbh beruntung dr aq.

    wa’alaikumussalam ukhti shila,
    terima kasih doa dan harapannya, semoga Allah selalu memberikan rahmat dan hidayahNya kepada ukhti.
    terima kasih juga sarannya, insyaAllah dalam beberapa waktu kedepan bisa kami hadirkan artikel yang dimaksud.

    sedikit tip, bicara iri, hanya diperbolehkan iri kepada orang kaya yang dermawan, dengan maksud agar kita bisa seperti mereka yang senang menafkahkan sebagian rejekinya di jalan Allah. juga iri kepada orang pintar yang gemar menularkan ilmunya kepada orang lain, dengan harapan agar kita juga dapat berprestasi sepertinya dan bermanfaat bagi orang lain sebagaimana sabda Rasulullah bahwa sebaik-baiknya seorang muslim adalah yg bermanfaat bagi sesamanya. wallahua’alam bishowab.

  8. ning Says:

    Assalamualaikum wr.wb
    saya jadi ingin menangis, membaca tulisan diatas, teringat diri sendiri.

    salam.


    wa’alaikumussalam..

    subhanallah, terima kasih atas komentarnya. semoga kita semua selalu berikhtiar untuk menjadi sebaik-baiknya manusia dihadapan Allah SWT, amin..

  9. Fidiawati Says:

    Assalamualaikum wr.wb
    Smg tausiyah di atas bs membuat sy menjadi manusia yg lbh baik lg. Krn sy merasa butuh bnyk masukan untuk diri sy agar menjadi lebih baik!

    wa’alaikumussalam ukhti,
    insyaAllah, dengan semakin banyaknya kita bertafakur kepada Allah dan menghadiri majelis-majelis taklim akan membuat ilmu dan pulsa ruhiyah kita bertambah sehingga bisa menjadikan kita manusia yang lebih baik, wallahua’lam.

  10. Muflih Says:

    Tulisan yang sangat mengingatkan untuk selalu istiqamah… namun saya masih ragu-ragu:

    @Ini merupakan manifestasi dari sabda Rasulullah yang berbunyi ‘Makanlah sebelum engkau lapar dan berhentilah makan sebelum kenyang‘.

    Mohon penjelasannya, karena saya menemukan tulisan yang membantah bahwa hal tersebut bukan merupakan sabda Rasulullah… Maaf jika kurang berkenan, ini semata-mata dalam mencari kebenaran…:

    http://www.mail-archive.com/assunnah@yahoogroups.com/msg13582.html

    terima kasih infonya akhi,
    setelah menerima informasi dari antum, saya langsung menanyakan kepada ustadz yang tiap pekan mengisi kajian di musholla. beliau mengatakan hadits di atas shahih, namun memang saya tidak menanyakan lebih jauh siapa perawi dan sanadnya. insyaAllah dalam pertemuan mendatang saya akan meminta menjelaskan permasalahan hadits diatas.

    sekali lagi, saya berterima kasih atas komentar & infonya. jazakallah.

  11. Cahyadi R Says:

    Bagaimana Arti hidup kalau tidak jalani aqidqh dan akhlaq,,,,,,???

    mungkin maksudnya akhlak yang baik ya. bila demikian, insyaAllah jalan hidup yang ditempuh belumlah selurus doa yang diminta tiap sholat, ‘Ihdinash shirotol mustaqim’. sebaiknya segera istighfar dan bertobat karena Allah SWT Maha Pengampun, yang ampunannya seluas langit dan bumi.

    Allahua’lam.

  12. endeadedrinc Says:

    Tahnks for posting

    waiyakum..

  13. ngadiya Says:

    Sungguh upaya yang sangat bagus, kebaikan yang diperoleh dibagikan kepada orang banyak. tapi mungkin ada yang salah cetak pada kutipan hadits (‘Makanlah sebelum engkau lapar dan berhentilah makan sebelum kenyang‘). Mestinya, kalau gakasalah ya Makanlah SESUDAH engkau lapar………

    malah saya mau mengkoreksi kalau kutipan diatas bukanlah hadits. saya sudah melakukan cek ulang dan memang tidak ada bunyi hadits seperti diatas. wallahua’lam..

  14. Mhd.Iqbal Says:

    Kenapa Keimanan saya selalu tidak stabil, pada suatu masa keimanan ini serasa begitu kuatnya, seolah-olah kita rindu dan menunggu waktu shalat, tetapi suatu masa kita sepertinya lalai akan shalat. Bagaimana caranya agar keimanan kita bisa selalu stabil.

    salah satu cara keimanan tetap terjaga adalah selalu ingat kepada Allah SWT, karena hanya Allah lah yang Maha membolak-balik hati. Ada doanya Ya Muqallibu qulub tsabbit qalbi ‘alaa diinika – Ya Zat Yang Maha Membolak Balik Hati, kokohkan hati saya ini dalam agamaMu. Ya Muqallibu qulub tsabbit qalbi ‘alaa thaa-‘athika -Ya Zat Yang Maha Membolak Balik Hati, kokohkan hati saya ini dalam rangka taat kepadaMu..

    cara lainnya yang dipercaya bisa menjaga keimanan adalah sholat di awal waktu dengan berjamaah di masjid, bergaul dengan orang-orang yang shaleh, mengunjungi majelis-majelis taklim dan memperbanyak amal ibadah sunnah. semoga Allah memudahkan usaha antum untuk selalu ingat kepadaNya, amin.

    mohon maaf ana terlalu lama membalas pesan antum ya. jazakallah.

  15. Akh Fauzi Says:

    Assalamualaikum

    Akhi trimakasih tulisan ini bermakna skali utk ana
    semoga jg dapat bermanfaat utk yg lainya

    syukron

    wa’alaikumussalam,

    alhamdulillah.. senang mendengarnya. jazakallah akhi.

  16. siyamadi Says:

    Ikut Belajar islam ya

    mari sama-sama belajar dan menambah keilmuan kita dalam rangka meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT. terima kasih sudah mampir di blog ini.

  17. mahpudininchu Says:

    saya minta doanya supaya saya bisa ke tanah suci Mekah

    luruskan niat, maksimalkan ikhtiar dan memohon kepadaNya tanpa henti, insyaAllah barokah.

  18. muhamad evan Says:

    Assalamu’alaikum wr wb

    salam kenal, semoga semua tulisan yang ada disini dapat meningkatkan keimanan, ketaqwaan dan kecintaan kita kepada ALLAH SWT, AMIN..

    wa’alaikumussalam,

    amin ya Rabbal alamin. Jazakallah doa & kunjungannya akhi.

  19. Tuhu, Cpt Chk Says:

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Salam kenal, Alhamdulillah dan Insya Allah wawasan saya makin bertambah berkat tulisan anda. Mohon kiranya ada tulisan-tulian yang lain atau alamat email/blog tentang tausiyah dll berkenan diberitahukan kepada saya.

    wa’alaikumussalam, segala puji hanya milik Allah SWT. untuk tulisan islami yg lain bisa mampir di eramuslim.com atau warnaislam.com. situs-situs tersebut bagus untuk dijadikan bacaan sehari-hari.

  20. dewi Says:

    assalamualaikum.
    pak anda ada sms tasiyah.

    wa’alaikumussalam.. maksudnya gimana ya bu? berlangganan sms gitu?

  21. Agus Suryanto Says:

    Alhamdulillah. terima kasih atas ditulisnya artikel tersebut yg mendorong kita mendekatkan diri kepada Allah

    waiyyakum pak agus, sama-sama. mari berlomba untuk kebaikan agar rahmat Allah selalu dekat dengan kita, amin.

  22. Ki Noto Aji Nagoro Says:

    Ass wr wb,
    Laillaha ila anta, subhanaka, inni kuntum minaddzalimiin…. Tiada Tuhan selain Engkau, maha suci Engkau, sesungguhnya aku ini hamba yang dzalim.
    Astaghfirullahal adziim…. Ampuni segala dosa hambaMu ini ya Allah…. Yg belum memiliki satupun dari sifat hamba yang bertaqwa.
    (
    Terima kasih Pak Haji Oyi…. Tulisan Pak Haji mampu menggetarkan rasa batin saya…
    Wss wr wb

    wa’alaikumussalam warahmatullahi wa barakatuh. segala puji hanya milik Allah SWT. terima kasih komentarnya pak noto, semoga istiqomah mencari ridha Allah SWT, amin.

  23. siti Says:

    alhamdulillah lagi…artikelnya bisa jadi obatku…

    Assalamualaikum wr wb…

    wa’alaykumussalam wr wb..
    alhamdulillah.. segala puji hanya milik Allah SWT. jazakillah.

  24. Noor Amalia Says:

    Assalamualaikum wr.wb.
    Alhamdulillah …. sy sangat senang dan tersentuh setelah membaca artikel ini. Bila berkenan, mohon diberitahu apabila ada artikel/tulisan ttg tausiyah2 lainnya.
    Terima kasih.
    Wassalamualaikum wr.wb.

    wa’alaykumussalam warahmatullahi wa barakatuh,
    yarhakumullah, terima kasih komentarnya, membuat kami lebih bersemangat untuk menulis lagi.

    tulisan-tulisan di blog kaffah4829.wordpress.com dapat diikuti dengan memasukkan alamat http://kaffah4829.wordpress.com/feed/ pada RSS feeder anda. bila anda pengguna outlook atau email client yg lain, masukkan alamat tersebut pada kolom RSS sehingga setiap ada artikel yang baru di blog ini, anda akan mendapatkan pemberitahuannya melalui email.

    semoga bermanfaat ukhti noor, jazakillahu khair.


  25. aslm,, trimksh tulisnnya bisa mmbuat literatur utk lebih mengenal tentang islam lebih jauh.slma ni pengalaman bru sedikit skali..syukron :-)

    wa’alaykumussalam warahmatullahi wabarakatuh. sama-sama, semoga bisa bermanfaat, karena ane juga baru belajar nih.

  26. ana_liyana Says:

    Assalamualaikum..
    artikel yang sangat bagus..
    bolehkah saya meminta izin utk dicopy paste kan point-pointnya?
    untuk kesenangan yang membacanya dan utk berdakwah sesama kita..
    terima kasih..hanya Allah yg dpt membalas segala ilmu yang akhi coretkan di sini..
    Ameen…~^_^~

    wa’alaykumussalam warahmatullahi wabarakatuh. tentu saja boleh, dengan senang hati ukhti. mohon maaf terlambat memberi jawaban ya. terima kasih doanya, jazakillah khairan.

  27. dani Says:

    ikut share yah, terimakasih

    silakan, dengan senang hati. terima kasih kembali.

  28. Taufik Hartawan Says:

    Assalamualaikum..
    artikel yang sangat bagus..
    Saya mhn izin utk copy paste ….
    Mdh2an bisa bermanfaat bagi saya & jg orang2 di sktr saya..Trims..

    wa’alaykumussalam warahmatullahi wa barakatuh,
    syukran katsir. silakan akhi, semoga bermanfaat dunia akhirat, amin.

  29. Rangga R Syarif Says:

    assalamualikum wr wb
    salam kenal..
    alhamduliillah..
    artikelnya bagus dan semoga kita bisa mengamalkannya…
    mohon ijin juga untuk memakai artikelnya…

    wa’alaykumussalam warahmatullahi wabarakatuh,
    alhamdulillah. semoga bermanfaat ya.
    salam kenal juga dan syukran sudah mampir.

  30. Pak Embas Says:

    Ass.ww Semuanya ! Mungkin saya pembaca paling terlambat membaca artikel ini. Saya jg sangat terkesan dgn taushiyahnya. Syukron ! Wslm !

    wa’alaykumussalam warahmatullahi wabarakatuh,
    terima kasih atas komentarnya pak, semoga mendapat manfaat dari apa yg bapak baca. jazakallahu khair.

  31. fathanna Says:

    kang,…lagi cari refernsi,…dan sy copy utk bahan khutbah,…semoga Alloh Membalasnya

  32. Ari Says:

    assalamualaikum,, terima kasih atas tausiyahnya.. smga bermanfaat.. amin…

  33. Luthfi Says:

    mohon disertakan hadist dan qur’annya mazz..

  34. Budi Says:

    Assalamu’alaikum wr wb alhamdulillah


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 261 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: